Advertise

Abaikan Pacquiao, Marquez Hadapi Bradley

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez lebih memilih menghadapi petinju AS, Tim Bradley ketimbang mengulang pertemuannya dengan petinju Filipina, Manny Pacquiao.

Marquez akan menghadapi Bradley pada September mendatang. Bradley merupakan petinju yang juga mengalahkan Pacquaio saat keduanya bertemu, Juni tahun lalu. "Keduanya ingin segera bertemu," kata promotor tinju Bob Arum.

Rencana ini otomatis membatalkan kemungkian pertemuan Marquez dan Pacquaio untuk kelimakalinya. Marquez memukul KO Pacquaio dalam pertarungan terakhir mereka Desember lalu. Sebelumnya Marquez kalah dalam dua pertemuan dan bermain draw pada satu pertarungan menghadapi Pacquiao.

Menurut Arum, pertemuan Marquez-Pacquaio sulit terwujud karena petinju asal Filipina tersebut menginginkan pertarungan dilangsungkan di Singapura atau Makau. Ia menolak Amerika karena pajak perndapatn yang tinggi dan mencapai 40 persen.

Marquez memiliki rekor bertarung 55-6 dengan 40 KO, sementara Bradley tak terkalahkan dalam 30 pertarungan dengan 12 KO Bradley menang angka dalam pertarungan terakhirnya menghadapi petinju Rusia, Ruslan Provodnikov, bulan lalu.

Sementara Pacquaio memiliki rekor bertarung 54-5 dengan 2 seri dan 38 KO. Ia berencana bertarung di Singapura, tahun ini menghadapi petinju AS, Brandon Rios (31-1-1, 23 KO) atau Mike Alvarado (34-1 dengan 23 KO).

Sumber: AFP
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez lebih memilih menghadapi petinju AS, Tim Bradley ketimbang mengulang pertemuannya dengan petinju Filipina, Manny Pacquiao.

Marquez akan menghadapi Bradley pada September mendatang. Bradley merupakan petinju yang juga mengalahkan Pacquaio saat keduanya bertemu, Juni tahun lalu. "Keduanya ingin segera bertemu," kata promotor tinju Bob Arum.

Rencana ini otomatis membatalkan kemungkian pertemuan Marquez dan Pacquaio untuk kelimakalinya. Marquez memukul KO Pacquaio dalam pertarungan terakhir mereka Desember lalu. Sebelumnya Marquez kalah dalam dua pertemuan dan bermain draw pada satu pertarungan menghadapi Pacquiao.

Menurut Arum, pertemuan Marquez-Pacquaio sulit terwujud karena petinju asal Filipina tersebut menginginkan pertarungan dilangsungkan di Singapura atau Makau. Ia menolak Amerika karena pajak perndapatn yang tinggi dan mencapai 40 persen.

Marquez memiliki rekor bertarung 55-6 dengan 40 KO, sementara Bradley tak terkalahkan dalam 30 pertarungan dengan 12 KO Bradley menang angka dalam pertarungan terakhirnya menghadapi petinju Rusia, Ruslan Provodnikov, bulan lalu.

Sementara Pacquaio memiliki rekor bertarung 54-5 dengan 2 seri dan 38 KO. Ia berencana bertarung di Singapura, tahun ini menghadapi petinju AS, Brandon Rios (31-1-1, 23 KO) atau Mike Alvarado (34-1 dengan 23 KO).

Sumber: AFP

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger