Advertise

Korut Tolak Ajakan Berunding soal Kaesong

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Pemerintah Korea Utara, Jumat (26/4/2013), menolak tawaran pembicaraan soal penutupan sepihak zona industri Kaesong dari Korea Selatan.

Dalam pernyataan resminya, Pyongyang memperingatkan Seoul bahwa ancaman akan menarik seluruh asetnya dari Kaesong jika tawaran perundingan tak ditanggapi tidak akan membuahkan hasil apa pun.

"Justru Pyongyang yang akan mengambil langkah keras jika Selatan bersikeras memperburuk situasi di kota perbatasan itu," demikian pernyataan Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara.

"Ultimatum yang disampaikan Selatan tidak akan membuahkan hasil yang baik," tambah Komisi Pertahanan.

Kawasan Industri Kaesong sejauh ini adalah bukti kerja sama Korea Utara dan Selatan yang paling nyata. Kompleks industri ini terletak di wilayah Korea Utara tak jauh dari perbatasan kedua negara.

Kaesong, sejauh ini, menjadi penyumbang terbesar perdagangan kedua Korea dan memberikan cukup likuiditas yang sangat diperlukan Korea Utara.

Namun, di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, Pyongyang menutup akses warga Selatan yang bekerja di Kaesong. Selain itu, sekitar 53.000 pekerja Korea Utara juga ditarik dari tempat itu.

Saat ini, masih terdapat 175 warga Korea Selatan yang berada di dalam kawasan industri itu dan diduga mereka mulai kehabisan bahan makanan. Sementara itu, Korea Utara menolak memberikan izin bantuan bahan makanan dari Korea Selatan memasuki kawasan industri itu.

Sumber: BBC
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Pemerintah Korea Utara, Jumat (26/4/2013), menolak tawaran pembicaraan soal penutupan sepihak zona industri Kaesong dari Korea Selatan.

Dalam pernyataan resminya, Pyongyang memperingatkan Seoul bahwa ancaman akan menarik seluruh asetnya dari Kaesong jika tawaran perundingan tak ditanggapi tidak akan membuahkan hasil apa pun.

"Justru Pyongyang yang akan mengambil langkah keras jika Selatan bersikeras memperburuk situasi di kota perbatasan itu," demikian pernyataan Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara.

"Ultimatum yang disampaikan Selatan tidak akan membuahkan hasil yang baik," tambah Komisi Pertahanan.

Kawasan Industri Kaesong sejauh ini adalah bukti kerja sama Korea Utara dan Selatan yang paling nyata. Kompleks industri ini terletak di wilayah Korea Utara tak jauh dari perbatasan kedua negara.

Kaesong, sejauh ini, menjadi penyumbang terbesar perdagangan kedua Korea dan memberikan cukup likuiditas yang sangat diperlukan Korea Utara.

Namun, di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, Pyongyang menutup akses warga Selatan yang bekerja di Kaesong. Selain itu, sekitar 53.000 pekerja Korea Utara juga ditarik dari tempat itu.

Saat ini, masih terdapat 175 warga Korea Selatan yang berada di dalam kawasan industri itu dan diduga mereka mulai kehabisan bahan makanan. Sementara itu, Korea Utara menolak memberikan izin bantuan bahan makanan dari Korea Selatan memasuki kawasan industri itu.

Sumber: BBC

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger