Advertise

Lepaskan Pelaku Mesum, Kasatpol PP Banda Aceh Didemo

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Massa mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan demonstrasi di depan Kantor Balaikota Pemerintah Banda Aceh, Rabu (24/4/2013) siang. Dalam aksinya, mereka mendesak Wali Kota untuk segera mencopot Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilyatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh Edy Syahputra dari jabatannya karena telah membebaskan ajudan wali kota, terduga pelaku mesum.

Seperti yang diberitakan, ajudan wali kota Banda Aceh yang berinisial AF tertangkap mesum dengan seorang mahasiswi dari salah satu kampus fakultas kedokteran ternama di Banda Aceh. Hal itu terjadi ketika aparat melakukan razia rutin di Pantai Ulee Lheu, Banda Aceh, pada awal April lalu.
Massa mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan demonstrasi di depan Kantor Balai Kota Pemerintah Banda Aceh, Rabu (24/4/2013) siang.
Namun, terduga pasangan mesum yang tertangkap tangan sedang berduaan di dalam mobil itu dilepaskan oleh Edy Syahputra saat keduanya sedang dibawa oleh petugas ke kantor untuk ditindak sesuai dengan qanun syariat Islam.

Tindakan Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh itu, yang dinilai subyektif terhadap penegakan syariat Islam, mendapat sorotan dari berbagai kalangan di Aceh. Padahal, pimpinan Pemerintah Kota Banda Aceh di setiap kesempatan selalu mengagung-agungkan syiar syariat Islam.

Dalam orasinya, mahasiswa juga meminta penegakan syariat Islam di Kota Banda Aceh jangan hanya sekadar slogan atau ajang pencitraan semata, tetapi pemerintah harus menjalankan secara konsisten dan serius. Jika Wali Kota tidak mengambil tindakan tegas, mahasiswa malah akan mendesak Mawardi Nurdin, selaku Wali Kota Banda Aceh, untuk mundur dari jabatannya.
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Massa mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan demonstrasi di depan Kantor Balaikota Pemerintah Banda Aceh, Rabu (24/4/2013) siang. Dalam aksinya, mereka mendesak Wali Kota untuk segera mencopot Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilyatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh Edy Syahputra dari jabatannya karena telah membebaskan ajudan wali kota, terduga pelaku mesum.

Seperti yang diberitakan, ajudan wali kota Banda Aceh yang berinisial AF tertangkap mesum dengan seorang mahasiswi dari salah satu kampus fakultas kedokteran ternama di Banda Aceh. Hal itu terjadi ketika aparat melakukan razia rutin di Pantai Ulee Lheu, Banda Aceh, pada awal April lalu.
Massa mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan demonstrasi di depan Kantor Balai Kota Pemerintah Banda Aceh, Rabu (24/4/2013) siang.
Namun, terduga pasangan mesum yang tertangkap tangan sedang berduaan di dalam mobil itu dilepaskan oleh Edy Syahputra saat keduanya sedang dibawa oleh petugas ke kantor untuk ditindak sesuai dengan qanun syariat Islam.

Tindakan Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh itu, yang dinilai subyektif terhadap penegakan syariat Islam, mendapat sorotan dari berbagai kalangan di Aceh. Padahal, pimpinan Pemerintah Kota Banda Aceh di setiap kesempatan selalu mengagung-agungkan syiar syariat Islam.

Dalam orasinya, mahasiswa juga meminta penegakan syariat Islam di Kota Banda Aceh jangan hanya sekadar slogan atau ajang pencitraan semata, tetapi pemerintah harus menjalankan secara konsisten dan serius. Jika Wali Kota tidak mengambil tindakan tegas, mahasiswa malah akan mendesak Mawardi Nurdin, selaku Wali Kota Banda Aceh, untuk mundur dari jabatannya.

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger