Advertise

Mahasiswi Ini Ditodong Pistol, Disekap, dan Dianiaya Pacar

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Seorang mahasiswi berinisial RS (22) menjadi korban tindak kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan pacarnya berinisial SIJ. Korban dijemput paksa, kemudian diancam dengan todongan pistol, sampai akhirnya dianiaya di kediaman kekasihnya di Kemang, Jakarta Selatan.

Paman sekaligus kuasa hukum korban, Parulian Marbun, menuturkan, kejadian itu terjadi ketika korban bersama dua rekannya tengah nongkrong di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2013) malam. Secara tiba-tiba, pelaku datang menemui korban yang tengah bersama dua rekannya. Tak diketahui apa maksud pelaku mendatangi korban.

"Tiba-tiba datang pelaku sambil todong pistol, korban ditarik paksa masuk ke mobil. Pelaku kebetulan pacarnya," kata Parulian saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/4/2013) malam.

Setelah menodong dengan pistol dan membawa masuk korban ke dalam mobil, pelaku membawa korban ke kediamannya di Kemang. Sampai di rumah pelaku, korban disekap dan dianiaya oleh pelaku. Penganiayaan itu terjadi pada Rabu (24/4/2013) dini hari di rumah pelaku.

"Ponakan saya dipukulin sampai selaput di matanya ada yang rusak, kemudian sampai gegar otak, dan sampai sekarang masih opname belum diizinkan keluar di Rumah Sakit Jakarta," ujar Parulian.

Sampai saat ini ia belum mengetahui motif pelaku melakukan tindakan itu terhadap korban. Korban yang tengah duduk di semester III sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta itu baru dilepas oleh pelaku pada Rabu sekitar pukul 09.00 WIB. Korban kemudian tiba di rumah sekitar pukul 10.00 WIB dan menceritakan kejadian itu kepada keluarga.

Hari itu juga keluarga korban melaporkan peristiwa itu ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/1361/IV/2013/PMJ/Dit Reskrimum. Melihat kondisi korban yang cukup parah saat melapor, polisi menyarankan korban untuk dirawat di RS.

"Hari Kamis ini, kita cuma datang ke Polda untuk memastikan ini ditangani di mana. Katanya dilimpahkan ke Polres Jakarta Selatan," katanya.

Saat ini, keberadaan tersangka masih belum diketahui. Atas laporan tersebut tersangka dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Sumber: Kompas
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Seorang mahasiswi berinisial RS (22) menjadi korban tindak kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan pacarnya berinisial SIJ. Korban dijemput paksa, kemudian diancam dengan todongan pistol, sampai akhirnya dianiaya di kediaman kekasihnya di Kemang, Jakarta Selatan.

Paman sekaligus kuasa hukum korban, Parulian Marbun, menuturkan, kejadian itu terjadi ketika korban bersama dua rekannya tengah nongkrong di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2013) malam. Secara tiba-tiba, pelaku datang menemui korban yang tengah bersama dua rekannya. Tak diketahui apa maksud pelaku mendatangi korban.

"Tiba-tiba datang pelaku sambil todong pistol, korban ditarik paksa masuk ke mobil. Pelaku kebetulan pacarnya," kata Parulian saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/4/2013) malam.

Setelah menodong dengan pistol dan membawa masuk korban ke dalam mobil, pelaku membawa korban ke kediamannya di Kemang. Sampai di rumah pelaku, korban disekap dan dianiaya oleh pelaku. Penganiayaan itu terjadi pada Rabu (24/4/2013) dini hari di rumah pelaku.

"Ponakan saya dipukulin sampai selaput di matanya ada yang rusak, kemudian sampai gegar otak, dan sampai sekarang masih opname belum diizinkan keluar di Rumah Sakit Jakarta," ujar Parulian.

Sampai saat ini ia belum mengetahui motif pelaku melakukan tindakan itu terhadap korban. Korban yang tengah duduk di semester III sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta itu baru dilepas oleh pelaku pada Rabu sekitar pukul 09.00 WIB. Korban kemudian tiba di rumah sekitar pukul 10.00 WIB dan menceritakan kejadian itu kepada keluarga.

Hari itu juga keluarga korban melaporkan peristiwa itu ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/1361/IV/2013/PMJ/Dit Reskrimum. Melihat kondisi korban yang cukup parah saat melapor, polisi menyarankan korban untuk dirawat di RS.

"Hari Kamis ini, kita cuma datang ke Polda untuk memastikan ini ditangani di mana. Katanya dilimpahkan ke Polres Jakarta Selatan," katanya.

Saat ini, keberadaan tersangka masih belum diketahui. Atas laporan tersebut tersangka dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Sumber: Kompas

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger