Advertise

Mengenang Ratna Indraswari Ibrahim

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Dua tahun setelah kematian Ratna Ibdraswari Ibrahim, sahabat dan pecinta karya-karya almarhumah, Rabu (24/4/2013), berkumpul di rumah baca Ratna Indraswari Ibrahim di Jalan Diponegoro 3 Kota Malang Jawa Timur. Mereka mengenang karya dan ajaran-ajaran sastrawan kelahiran Padang tersebut.

Acara temu bersama tersebut sekaligus memperingati ulang tahun Mbak Ratna -ia sering disapa negitu- yang jatuh setiap tanggal 24 April. "Acara spontan ini sekaligus untuk memenuhi keinginan Mbak Ratna, bahwa jangan putus silaturahmi," ujar A Elwiq PR, sahabat dekat Mbak Ratna.

Selain mengingat kesan dan pesan selama mengenal Mbak Ratna, para sahabat Ratna juga terus berusaha mengingatkan semua orang agar mau menulis. "Menulislah, meski hanya resep-resep masakan," tutur Herman, sahabat Mbak Ratna, menirukan pesan sastrawan yang lugas dan kritis tersebut.

Ratna Indraswari sudah menghasilkan sejumlah novel besar seperti Lemah Tanjung, Pecinan Kota Malang, dan 1998. Karya-karyanya lebih banyak merupakan kritik atas situasi sosial yang berkembang saat itu.
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Dua tahun setelah kematian Ratna Ibdraswari Ibrahim, sahabat dan pecinta karya-karya almarhumah, Rabu (24/4/2013), berkumpul di rumah baca Ratna Indraswari Ibrahim di Jalan Diponegoro 3 Kota Malang Jawa Timur. Mereka mengenang karya dan ajaran-ajaran sastrawan kelahiran Padang tersebut.

Acara temu bersama tersebut sekaligus memperingati ulang tahun Mbak Ratna -ia sering disapa negitu- yang jatuh setiap tanggal 24 April. "Acara spontan ini sekaligus untuk memenuhi keinginan Mbak Ratna, bahwa jangan putus silaturahmi," ujar A Elwiq PR, sahabat dekat Mbak Ratna.

Selain mengingat kesan dan pesan selama mengenal Mbak Ratna, para sahabat Ratna juga terus berusaha mengingatkan semua orang agar mau menulis. "Menulislah, meski hanya resep-resep masakan," tutur Herman, sahabat Mbak Ratna, menirukan pesan sastrawan yang lugas dan kritis tersebut.

Ratna Indraswari sudah menghasilkan sejumlah novel besar seperti Lemah Tanjung, Pecinan Kota Malang, dan 1998. Karya-karyanya lebih banyak merupakan kritik atas situasi sosial yang berkembang saat itu.

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger