Advertise

Pencabulan di Tempat Ibadah Akibat Masyarakat Lengah

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, pencabulan oleh MF (25) di rumah ibadah di Ciputat, Tangearng Selatan, terjadi akibat kelengahan masyarakat sekitar.
Gambar: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.
"Ini kejadian kasuistis, tidak generalis, terjadi karena kelengahan orang-orang sekitar," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/4/2013).

MF yang sehari-hari menjaga Masjid Ar-Rahman di Perumahan Bukit Modern Hill, Pondok Cabe, Ciputat, dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap AIS (14), seorang remaja putri yang tinggal di lingkungan sekitar tempat ibadah tersebut. Peristiwa pencabulan tersebut baru terungkap setelah AIS menulis di buku hariannya dan dibaca oleh kakaknya. Saat ditanya, AIS membenarkan peristiwa itu. Keluarga pun melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 2 April lalu.

Rikwanto berpendapat, mungkin saja MF berniat seperti itu karena melihat AIS yang sedang bermain di lingkungan masjid tanpa penjagaan. "Mungkin saja anak yang sedang bermain diperdaya, lalu dibujuk untuk memenuhi hasratnya," kata Rikwanto.

Ia mengatakan, salah satu cara untuk mencegah hal tersebut terjadi adalah dengan mengupayakan agar tempat ibadah selalu ramai. Hal ini setidaknya dapat mencegah terjadinya kejahatan di rumah ibadah.

Hingga kini MF masih menjadi buronan polisi. Rikwanto mengatakan bahwa polisi masih terus menyelidiki kasus ini dan mencari keberadaan pelaku pencabulan tersebut.
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, pencabulan oleh MF (25) di rumah ibadah di Ciputat, Tangearng Selatan, terjadi akibat kelengahan masyarakat sekitar.
Gambar: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.
"Ini kejadian kasuistis, tidak generalis, terjadi karena kelengahan orang-orang sekitar," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/4/2013).

MF yang sehari-hari menjaga Masjid Ar-Rahman di Perumahan Bukit Modern Hill, Pondok Cabe, Ciputat, dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap AIS (14), seorang remaja putri yang tinggal di lingkungan sekitar tempat ibadah tersebut. Peristiwa pencabulan tersebut baru terungkap setelah AIS menulis di buku hariannya dan dibaca oleh kakaknya. Saat ditanya, AIS membenarkan peristiwa itu. Keluarga pun melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 2 April lalu.

Rikwanto berpendapat, mungkin saja MF berniat seperti itu karena melihat AIS yang sedang bermain di lingkungan masjid tanpa penjagaan. "Mungkin saja anak yang sedang bermain diperdaya, lalu dibujuk untuk memenuhi hasratnya," kata Rikwanto.

Ia mengatakan, salah satu cara untuk mencegah hal tersebut terjadi adalah dengan mengupayakan agar tempat ibadah selalu ramai. Hal ini setidaknya dapat mencegah terjadinya kejahatan di rumah ibadah.

Hingga kini MF masih menjadi buronan polisi. Rikwanto mengatakan bahwa polisi masih terus menyelidiki kasus ini dan mencari keberadaan pelaku pencabulan tersebut.

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger