Advertise

Persiapan Lelang Jabatan, Ada yang Fasih, Ada yang Bingung

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Sebanyak 31 aparat dari tingkat kecamatan dan kelurahan se-Jakarta Utara memenuhi ruang kelas milik Suku Dinas Informatika dan Kehumasan Kota Administrasi Jakarta Utara di lantai V Gedung Wali Kota Jakarta Utara. Di antara mereka terdapat dua camat dan 15 lurah yang duduk di depan layar komputer di ruang berukuran sekitar 7 x 7 meter persegi itu.

Kebingungan terlihat di wajah sebagian besar pamong yang menjadi peserta lelang jabatan. Arahan dari instruktur yang berasal dari staf Sudin Kominfo mungkin tak cukup untuk membantu tangan-tangan peserta mengarahkan mouse ke titik yang dituju. Tengok sana-sini dan bertanya ke orang di samping menjadi pemandangan umum sejak pelatihan dibuka pada pukul 16.00 WIB.

"Ini merupakan persiapan khusus untuk menghadapi tes lelang jabatan nanti," kata Kepala Kantor Kepegawaian Kota Administrasi Jakarta Utara Mulyono, Rabu (24/4/2013).

Sebanyak 37 camat dan lurah di Jakut akan bersaing dengan PNS lain untuk mengamankan posisi mereka. Tes akan dilakukan pada 27 April nanti.

Yang membuat para pejabat tersebut kelimpungan adalah tes ini akan dilakukan secara online. Peserta harus memasukkan Nomor Induk Kepegawaian (NIP), Nomor Registrasi Kepegawaian (NRK), dan Nomor Peserta Ujian (NPU) melalui komputer.

"Login-nya ke soal ujian memang dengan cara itu. Kalau buka komputer saja sulit, gimana nanti login-nya?" canda Mulyono mengomentari tujuan pelatihan itu.

Hanya satu-dua peserta yang terlihat nyaman berada di depan layar komputer. Salah satunya adalah Wakil Camat Penjaringan Rico Martua Sitorus. Sepuluh jari tangannya terlihat aktif mengetik sambil tubuhnya tersandar nyaman di kursi. Bahkan, ia sempat menengok akun Facebook-nya di sela-sela latihan.

Sementara itu, peserta lainnya hampir tak sempat menyandarkan badannya pada sandaran kursi yang sebenarnya sangat empuk. Mengetik alamat e-mail saat latihan pun terlihat membutuhkan konsentrasi penuh.

"Sebenarnya saya sering tulis e-mail juga. Ini hanya penyesuaian saja," kata Lurah Pluit Tahta Yujang.

Peserta pelatihan hari ini merupakan kelompok kedua. Kelompok pertama sudah mengikuti pelatihan serupa kemarin. Karena banyaknya pamong kecamatan dan kelurahan yang ingin menjadi peserta, pelatihan akan dilanjutkan pada Kamis (25/4/2013) besok.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta I Made Karmayoga menjamin tak ada kebocoran soal ujian kompetensi itu. Pemerintah Provinsi DKI sudah menyiapkan seribu variasi soal ujian tersebut sehingga setiap peserta akan mendapatkan soal yang berbeda.
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos ~ Sebanyak 31 aparat dari tingkat kecamatan dan kelurahan se-Jakarta Utara memenuhi ruang kelas milik Suku Dinas Informatika dan Kehumasan Kota Administrasi Jakarta Utara di lantai V Gedung Wali Kota Jakarta Utara. Di antara mereka terdapat dua camat dan 15 lurah yang duduk di depan layar komputer di ruang berukuran sekitar 7 x 7 meter persegi itu.

Kebingungan terlihat di wajah sebagian besar pamong yang menjadi peserta lelang jabatan. Arahan dari instruktur yang berasal dari staf Sudin Kominfo mungkin tak cukup untuk membantu tangan-tangan peserta mengarahkan mouse ke titik yang dituju. Tengok sana-sini dan bertanya ke orang di samping menjadi pemandangan umum sejak pelatihan dibuka pada pukul 16.00 WIB.

"Ini merupakan persiapan khusus untuk menghadapi tes lelang jabatan nanti," kata Kepala Kantor Kepegawaian Kota Administrasi Jakarta Utara Mulyono, Rabu (24/4/2013).

Sebanyak 37 camat dan lurah di Jakut akan bersaing dengan PNS lain untuk mengamankan posisi mereka. Tes akan dilakukan pada 27 April nanti.

Yang membuat para pejabat tersebut kelimpungan adalah tes ini akan dilakukan secara online. Peserta harus memasukkan Nomor Induk Kepegawaian (NIP), Nomor Registrasi Kepegawaian (NRK), dan Nomor Peserta Ujian (NPU) melalui komputer.

"Login-nya ke soal ujian memang dengan cara itu. Kalau buka komputer saja sulit, gimana nanti login-nya?" canda Mulyono mengomentari tujuan pelatihan itu.

Hanya satu-dua peserta yang terlihat nyaman berada di depan layar komputer. Salah satunya adalah Wakil Camat Penjaringan Rico Martua Sitorus. Sepuluh jari tangannya terlihat aktif mengetik sambil tubuhnya tersandar nyaman di kursi. Bahkan, ia sempat menengok akun Facebook-nya di sela-sela latihan.

Sementara itu, peserta lainnya hampir tak sempat menyandarkan badannya pada sandaran kursi yang sebenarnya sangat empuk. Mengetik alamat e-mail saat latihan pun terlihat membutuhkan konsentrasi penuh.

"Sebenarnya saya sering tulis e-mail juga. Ini hanya penyesuaian saja," kata Lurah Pluit Tahta Yujang.

Peserta pelatihan hari ini merupakan kelompok kedua. Kelompok pertama sudah mengikuti pelatihan serupa kemarin. Karena banyaknya pamong kecamatan dan kelurahan yang ingin menjadi peserta, pelatihan akan dilanjutkan pada Kamis (25/4/2013) besok.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta I Made Karmayoga menjamin tak ada kebocoran soal ujian kompetensi itu. Pemerintah Provinsi DKI sudah menyiapkan seribu variasi soal ujian tersebut sehingga setiap peserta akan mendapatkan soal yang berbeda.

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger