Advertise

Dokumen Tanda Tangan Abraham Lincoln 150 Tahun Terbongkar

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Sebuah dokumen yang ditandatangani oleh presiden ke-16 Amerika Serikat (AS) Abraham Lincoln pada 150 tahun yang lalu telah ditemukan di Lycoming Collage, Pennsylvania. Uniknya, dokumen tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang mantan pejabat perguruan tinggi tersebut, James Douthat saat sedang membersihkan lemarinya.

Diberitakan Softpedia, Selasa (11/6/2013), Douthat sebelumnya pernah mendengar bahwa ada dokumen bersejarah yang tersimpan di salah satu bangunan rahasia dalam gedungnya. Tetapi, ia tidak pernah sedikit pun terusik untuk mencarinya.

Douthat menjelaskan bahwa dokumen yang ditandatangani pada 1896 lalu itu merupakan sebuah sertifikat nama pendiri perguruan tinggi tersebut, Benjamin Crever yang juga menjadi Pendeta Perang Saudara. Tanda tangan Abraham Lincoln dalam dokumen tersebut terlihat sangat jelas di bagian bawah kertas.

Rencananya, dokumen atau sertifikat bersejarah itu akan tetap disimpan di Lycoming College dengan baik sampai ada sejarawan atau dewan pengurus memutuskan untuk mengambilnya.

Wikipedia menjelaskan, Abraham Lincoln menjabat sebagai presiden negeri Paman Sam sejak 4 Maret 1861 hingga terjadi pembunuhannya pada 12 Februari 1809 silam. Selama kepemimpinannya ia mengeluarkan bangsanya dari Perang Saudara Amerika, mempertahankan persatuan bangsa dan menghapus perbudakan. (KRP)

Sumber: Softpedia
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Sebuah dokumen yang ditandatangani oleh presiden ke-16 Amerika Serikat (AS) Abraham Lincoln pada 150 tahun yang lalu telah ditemukan di Lycoming Collage, Pennsylvania. Uniknya, dokumen tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang mantan pejabat perguruan tinggi tersebut, James Douthat saat sedang membersihkan lemarinya.

Diberitakan Softpedia, Selasa (11/6/2013), Douthat sebelumnya pernah mendengar bahwa ada dokumen bersejarah yang tersimpan di salah satu bangunan rahasia dalam gedungnya. Tetapi, ia tidak pernah sedikit pun terusik untuk mencarinya.

Douthat menjelaskan bahwa dokumen yang ditandatangani pada 1896 lalu itu merupakan sebuah sertifikat nama pendiri perguruan tinggi tersebut, Benjamin Crever yang juga menjadi Pendeta Perang Saudara. Tanda tangan Abraham Lincoln dalam dokumen tersebut terlihat sangat jelas di bagian bawah kertas.

Rencananya, dokumen atau sertifikat bersejarah itu akan tetap disimpan di Lycoming College dengan baik sampai ada sejarawan atau dewan pengurus memutuskan untuk mengambilnya.

Wikipedia menjelaskan, Abraham Lincoln menjabat sebagai presiden negeri Paman Sam sejak 4 Maret 1861 hingga terjadi pembunuhannya pada 12 Februari 1809 silam. Selama kepemimpinannya ia mengeluarkan bangsanya dari Perang Saudara Amerika, mempertahankan persatuan bangsa dan menghapus perbudakan. (KRP)

Sumber: Softpedia

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger