Advertise

Panas Ternyata Bisa Membuat Kupu-kupu Stress

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Rupanya, kupu-kupu sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ketika cuaca berubah menjadi panas maka akan menyebabkan kupu-kupu asal Inggris, yaitu kupu-kupu perak tutul (Silver-spotted Skipper) harus berjuang untuk dapat tetap bertahan hidup.

Para peneliti dari University of Exeter, University of New York, University of Liverpool, Sussex Wildlife Trust dan Centre for Ecology & Hydrology di Inggris memperkirakan perubahan suhu di berbagai habitat akan menyebabkan fluktuasi ekstrem bagi populasi kupu-kupu.

“Pemanasan dapat menjadi ancaman bagi populasi kupu-kupu, sehingga mereka akan bermigrasi ke tempat yang baru untuk mencari kondisi yang hangat. Misalnya saja kupu-kupu kapten perak-bintik membutuhkan lokasi yang memiliki suhu 25 derajat celcius,” ungkap peneliti dari University of Exeter, Dr. Jonathan Bennie, seperti diberitakan dari ScienceDaily, Selasa (11/6/2013).

Penelitian dilakukan dengan cara memadukan catatan cuaca sejak 1982 yang dikombinasikan dengan pemodelan komputer untuk merekonstruksi iklim mikro di berbagai lereng yang mempengaruhi populasi kupu-kupu.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya konservasi bisa memberikan keuntungan bagi habitatnya. Penurunan jumlah spesies kupu-kupu di Inggris karena mereka kehilangan habitatnya, terutama bagi populasi kupu-kupu kapten perak tutul.

Akan tetapi, spesies ini cerdik dengan tinggal menghadap lereng dengan iklim mikro yang hangat. Sehingga, dapat memberikan perlindungan penting selama musim panas. (KRP)

Sumber: Science Daily
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Rupanya, kupu-kupu sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ketika cuaca berubah menjadi panas maka akan menyebabkan kupu-kupu asal Inggris, yaitu kupu-kupu perak tutul (Silver-spotted Skipper) harus berjuang untuk dapat tetap bertahan hidup.

Para peneliti dari University of Exeter, University of New York, University of Liverpool, Sussex Wildlife Trust dan Centre for Ecology & Hydrology di Inggris memperkirakan perubahan suhu di berbagai habitat akan menyebabkan fluktuasi ekstrem bagi populasi kupu-kupu.

“Pemanasan dapat menjadi ancaman bagi populasi kupu-kupu, sehingga mereka akan bermigrasi ke tempat yang baru untuk mencari kondisi yang hangat. Misalnya saja kupu-kupu kapten perak-bintik membutuhkan lokasi yang memiliki suhu 25 derajat celcius,” ungkap peneliti dari University of Exeter, Dr. Jonathan Bennie, seperti diberitakan dari ScienceDaily, Selasa (11/6/2013).

Penelitian dilakukan dengan cara memadukan catatan cuaca sejak 1982 yang dikombinasikan dengan pemodelan komputer untuk merekonstruksi iklim mikro di berbagai lereng yang mempengaruhi populasi kupu-kupu.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya konservasi bisa memberikan keuntungan bagi habitatnya. Penurunan jumlah spesies kupu-kupu di Inggris karena mereka kehilangan habitatnya, terutama bagi populasi kupu-kupu kapten perak tutul.

Akan tetapi, spesies ini cerdik dengan tinggal menghadap lereng dengan iklim mikro yang hangat. Sehingga, dapat memberikan perlindungan penting selama musim panas. (KRP)

Sumber: Science Daily

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger