Advertise

Pasutri AS Disidang karena Obati Anak Lewat Dukun

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Herbert dan Catherine Schaible ditahan atas tuduhan pembunuhan tingkat tiga atas kematian anak mereka, dalam sidang pendahuluan, Rabu (12/6).

Pasangan suami istri dari Philadelphia itu yang percaya dengan penyembuhan lewat perdukunan daripada pengobatan, kini menghadapi pengadilan atas tuduhan pembunuhan, karena kematian kedua putra mereka akibat pneumonia.

Ken – usia dua tahun – meninggal tahun 2009, disusul oleh adiknya Brandon – 8 bulan – bulan April. Kedua anak laki-laki itu meninggal akibat pneumonia setelah sakit selama dua minggu.

Menurut pernyataan polisi yang dibacakan di pengadilan, keluarga Schaibles yang merupakan anggota Gereja Pantekosta percaya “pengobatan surgawi”.

Tim juri menyatakan kedua orang tua itu bersalah dengan sengaja membunuh Kent. Hakim menjatuhkan hukuman 10 tahun percobaan dan memerintahkan keduanya untuk mencari pengobatan medis jika anak lainnya sakit.

Pasangan ini memiliki tujuh anak yang kini berada dalam pengasuhan. Kuasa hukum keluarga Schaibles mengatakan mereka tidak berniat membunuh anak-anaknya. (LEO/LI)

Sumber: VOA INDONESIA
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Herbert dan Catherine Schaible ditahan atas tuduhan pembunuhan tingkat tiga atas kematian anak mereka, dalam sidang pendahuluan, Rabu (12/6).

Pasangan suami istri dari Philadelphia itu yang percaya dengan penyembuhan lewat perdukunan daripada pengobatan, kini menghadapi pengadilan atas tuduhan pembunuhan, karena kematian kedua putra mereka akibat pneumonia.

Ken – usia dua tahun – meninggal tahun 2009, disusul oleh adiknya Brandon – 8 bulan – bulan April. Kedua anak laki-laki itu meninggal akibat pneumonia setelah sakit selama dua minggu.

Menurut pernyataan polisi yang dibacakan di pengadilan, keluarga Schaibles yang merupakan anggota Gereja Pantekosta percaya “pengobatan surgawi”.

Tim juri menyatakan kedua orang tua itu bersalah dengan sengaja membunuh Kent. Hakim menjatuhkan hukuman 10 tahun percobaan dan memerintahkan keduanya untuk mencari pengobatan medis jika anak lainnya sakit.

Pasangan ini memiliki tujuh anak yang kini berada dalam pengasuhan. Kuasa hukum keluarga Schaibles mengatakan mereka tidak berniat membunuh anak-anaknya. (LEO/LI)

Sumber: VOA INDONESIA

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger