Advertise

Banjir di Luwu Timur, Lima Rumah Ambruk, Ratusan Terendam

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Hujan deras yang melanda Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dalam sepekan terakhir menyebabkan sungai Karebbe di Desa Laskap, Kecamatan Malili meluap dan merendam ratusan rumah, Jumat (14/6/2013).

Selain merendam rumah dan kebun warga, derasnya aliran sungai menyebabkan lima rumah milik warga di bantaran sungai ambruk. Beruntung bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa. Kelima rumah yang ambruk masing-masing milik Nasdin, Salma, Naslam, Hasnah dan Warni.

Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur Andi Makkaraka terjun langsung ke lokasi bencana untuk mengiventarisasi kerugian yang dialami korban rumah ambruk.

"Kami imbau warga agar tidak lagi memanfaatkan bangunan di bantaran sungai Karebbe karena akan mengancam keselamatan mereka," ungkap Makkaraka, Jumat (14/6/2013).

Sebelumnya, pemerintah daerah Luwu Timur telah mengantisipasi hal tersebut dengan melarang warga di Desa Laskap membangun pusat jajanan di bantaran sungai Karebbe. Namun imbauan ini tidak pernah digubris.

Lokasi bangunan memang rawan dari ancaman bencana karena terletak di bantaran sungai Karebbe. Bahkan sebagian tiang penyangga rumah yang berbentuk panggung masuk ke badan sungai. (LEO/LI)
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Hujan deras yang melanda Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dalam sepekan terakhir menyebabkan sungai Karebbe di Desa Laskap, Kecamatan Malili meluap dan merendam ratusan rumah, Jumat (14/6/2013).

Selain merendam rumah dan kebun warga, derasnya aliran sungai menyebabkan lima rumah milik warga di bantaran sungai ambruk. Beruntung bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa. Kelima rumah yang ambruk masing-masing milik Nasdin, Salma, Naslam, Hasnah dan Warni.

Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur Andi Makkaraka terjun langsung ke lokasi bencana untuk mengiventarisasi kerugian yang dialami korban rumah ambruk.

"Kami imbau warga agar tidak lagi memanfaatkan bangunan di bantaran sungai Karebbe karena akan mengancam keselamatan mereka," ungkap Makkaraka, Jumat (14/6/2013).

Sebelumnya, pemerintah daerah Luwu Timur telah mengantisipasi hal tersebut dengan melarang warga di Desa Laskap membangun pusat jajanan di bantaran sungai Karebbe. Namun imbauan ini tidak pernah digubris.

Lokasi bangunan memang rawan dari ancaman bencana karena terletak di bantaran sungai Karebbe. Bahkan sebagian tiang penyangga rumah yang berbentuk panggung masuk ke badan sungai. (LEO/LI)

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger