Advertise

Situasi di Poso Mulai Kondusif

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Situasi di Poso, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (15/6), berangsur-angsur normal pasca-pengeboman di halaman Markas Polres Poso Senin (10/6/2013) lalu. Aktivitas perekonomian masyarakat yang sempat terhenti kembali pulih seperti biasa.

Di jalanan utama di Poso, lalu lintas kendaraan berjalan normal. Tak ada lagi pemblokiran jalan di jalur trans-Sulawesi seperti yang terjadi beberapa hari lalu. Namun, kewaspadaan masih tampak di Markas Polres Poso. Sementara itu, satu pintu gerbang masuk di Markas Polres Poso tertutup rapat. Adapun satu lagi di bawah pengawasan polisi bersenjata lengkap.

Pada 3 Juni lalu halaman Markas Polres Poso sempat dihebohkan dengan ledakan bom. Salah satu pedagang di Pasar Sentral Poso, Ridwan (36), mengaku sudah tak merasa was-was lagi berjualan. Aktivitas perdagangan di Pasar Sentral Poso sempat terhenti saat massa mendatangi Markas Polres Poso pascapenangkapan Nudin oleh Densus 88.

"Sudah tak cemas lagi sekarang. Aktivitas pedagang juga normal. Kami berharap situasi aman ini berlangsung seterusnya," kata Ridwan yang berjualan bahan pokok tersebut.

Salah satu pemilik warung makan di Jalan Sumatera, Poso, Rahayu (40), mengaku bersyukur atas pulihnya situasi di Poso. Ia kini bisa berjualan seperti sedia kala. Warungnya sempat tutup selama tiga hari sejak Senin lalu.

"Sebagai penjual makanan, keamanan sangat menentukan usaha kami. Semoga situasi aman ini terus terjaga," ucap Rahayu. (LEO/LI)
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Situasi di Poso, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (15/6), berangsur-angsur normal pasca-pengeboman di halaman Markas Polres Poso Senin (10/6/2013) lalu. Aktivitas perekonomian masyarakat yang sempat terhenti kembali pulih seperti biasa.

Di jalanan utama di Poso, lalu lintas kendaraan berjalan normal. Tak ada lagi pemblokiran jalan di jalur trans-Sulawesi seperti yang terjadi beberapa hari lalu. Namun, kewaspadaan masih tampak di Markas Polres Poso. Sementara itu, satu pintu gerbang masuk di Markas Polres Poso tertutup rapat. Adapun satu lagi di bawah pengawasan polisi bersenjata lengkap.

Pada 3 Juni lalu halaman Markas Polres Poso sempat dihebohkan dengan ledakan bom. Salah satu pedagang di Pasar Sentral Poso, Ridwan (36), mengaku sudah tak merasa was-was lagi berjualan. Aktivitas perdagangan di Pasar Sentral Poso sempat terhenti saat massa mendatangi Markas Polres Poso pascapenangkapan Nudin oleh Densus 88.

"Sudah tak cemas lagi sekarang. Aktivitas pedagang juga normal. Kami berharap situasi aman ini berlangsung seterusnya," kata Ridwan yang berjualan bahan pokok tersebut.

Salah satu pemilik warung makan di Jalan Sumatera, Poso, Rahayu (40), mengaku bersyukur atas pulihnya situasi di Poso. Ia kini bisa berjualan seperti sedia kala. Warungnya sempat tutup selama tiga hari sejak Senin lalu.

"Sebagai penjual makanan, keamanan sangat menentukan usaha kami. Semoga situasi aman ini terus terjaga," ucap Rahayu. (LEO/LI)

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger