Advertise

Terowongan di Kamp Kematian Nazi Terungkap

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Para arkeolog yang sedang melakukan penggalian di kamp kematian Sobibor Nazi, Polandia, kabarnya menemukan jejak sebuah terowongan untuk melarikan diri. Yang mengejutkan lagi, setelah ditelusuri ternyata terowongan ini memiliki panjang sekira 10 meter menuju perbatasan luar dari kamp.

Meski menemukannya secara tidak sengaja, selain menemukan terowongan untuk melarikan diri para arkeolog juga menemukan dua baris pemakaman dengan kawat berduri, bertempat cukup dekat dengan barak Sonderkommando.

"Kami sedang melakukan penggalian di dekat barak Sonderkommando, dan tidak disangka dapat menemukan pemakaman dengan kawat berduri bertempat cukup dekat dengan barak," ujar seorang arkeolog yang ikut menggali, Wojciech Mazurek.

Terowongan yang ditemukan para arkeolog ini ternyata berukuran hanya sebesar tubuh manusia. Hal tersebut lah yang membuat para arkeolog ini yakin, terowongan tersebut merupakan jalan yang digunakan untuk melarikan diri hingga perbatasan kamp.

Sonderkommandos sendiri merupakan sebuah unit kerja, terdiri dari tahanan kamp yang dipaksa untuk membantu Nazi membunuh orang lain. Unit kerja ini melakukan pembunuhannya pada kamar berisi gas beracun, lalu membuang mayat korban pada satu tempat tertentu.

Kamp kematian Sobibor Nazi sendiri beroperasi antara 1942-1943, berdasarkan informasi yang beredar sekira 167 hingga 250 ribu orang diperkirakan tewas dan dikubur di tempat itu oleh Nazi. Demikian dilansir dari Softpedia, Sabtu (15/6/2013). (RIANITA)

Sumber: Softpedia
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Para arkeolog yang sedang melakukan penggalian di kamp kematian Sobibor Nazi, Polandia, kabarnya menemukan jejak sebuah terowongan untuk melarikan diri. Yang mengejutkan lagi, setelah ditelusuri ternyata terowongan ini memiliki panjang sekira 10 meter menuju perbatasan luar dari kamp.

Meski menemukannya secara tidak sengaja, selain menemukan terowongan untuk melarikan diri para arkeolog juga menemukan dua baris pemakaman dengan kawat berduri, bertempat cukup dekat dengan barak Sonderkommando.

"Kami sedang melakukan penggalian di dekat barak Sonderkommando, dan tidak disangka dapat menemukan pemakaman dengan kawat berduri bertempat cukup dekat dengan barak," ujar seorang arkeolog yang ikut menggali, Wojciech Mazurek.

Terowongan yang ditemukan para arkeolog ini ternyata berukuran hanya sebesar tubuh manusia. Hal tersebut lah yang membuat para arkeolog ini yakin, terowongan tersebut merupakan jalan yang digunakan untuk melarikan diri hingga perbatasan kamp.

Sonderkommandos sendiri merupakan sebuah unit kerja, terdiri dari tahanan kamp yang dipaksa untuk membantu Nazi membunuh orang lain. Unit kerja ini melakukan pembunuhannya pada kamar berisi gas beracun, lalu membuang mayat korban pada satu tempat tertentu.

Kamp kematian Sobibor Nazi sendiri beroperasi antara 1942-1943, berdasarkan informasi yang beredar sekira 167 hingga 250 ribu orang diperkirakan tewas dan dikubur di tempat itu oleh Nazi. Demikian dilansir dari Softpedia, Sabtu (15/6/2013). (RIANITA)

Sumber: Softpedia

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger