Advertise

Kabut Asap Kian Tebal, Ratusan Sekolah di Malaysia Libur

Bengkalis PosKabut asap juga menyelimuti Kuala Lumpur, Malaysia sehingga Menara Petronas pun hanya terlihat samar-samar. Akibat kabut asap yang kian tebal, sebanyak 200-an sekolah di Malaysia terpaksa diliburkan.

Bengkalis Pos
~ Hingga Kamis (20/6/2013), tingkat kualitas udara dilaporkan sudah mencapai tingkat berbahaya di Singapura dan beberapa wilayah Malaysia.

Sekitar 200 sekolah di Muar, Malaysia, Kamis (20/6/2013), ditutup untuk sementara karena kualitas udara akibat kabut asap dari Indonesia sudah mencapai tingkat berbahaya.

Kebakaran hutan di kawasan Indonesia di Sumatera dan Kalimantan telah menyebabkan asap menyebar sampai ke Malaysia dan Singapura.

Wartawan BBC di Kuala Lumpur, Jennifer Pak, melaporkan bahwa Muar yang berada di pantai sebelah barat Malaysia yang berseberangan dengan Pulau Sumatera diselebungi kabut asap yang paling buruk.

Di kota itu, di negara bagian Johor, indeks polusi udara atau API dilaporkan mencapai 337 dan sesuai dengan instruksi, maka sekolah-sekolah sebaiknya ditutup jika API melewati 300.

Wewenang sekolah

Menteri Pendidikan negara bagian Johor, Mohamad Nor A Ghani, mengatakan bahwa pihak sekolah masing-masing yang memutuskan sesuai dengan indeks tersebut.

"Sebagian besar dari sekolah yang terkena dampak buruk berada di sepanjang pantai dan kami sudah memberikan wewenang kepada sekolah untuk memutuskan berdasarkan API," tuturnya seperti dikutip The Star.

Selama beberapa hari ini, para murid di Muar memang sudah menggunakan topeng untuk melindungi pernapasan mereka.

Pemerintah Malaysia juga sudah menerapkan larangan membuat api terbuka di tiga negara bagian dan Perdana Menteri Najib Razak meminta agar para warga sebaiknya menghindari kegiatan di luar rumah dan banyak minum air. (LEO/LI)

Sumber: BBC/The Star
Bengkalis PosKabut asap juga menyelimuti Kuala Lumpur, Malaysia sehingga Menara Petronas pun hanya terlihat samar-samar. Akibat kabut asap yang kian tebal, sebanyak 200-an sekolah di Malaysia terpaksa diliburkan.

Bengkalis Pos
~ Hingga Kamis (20/6/2013), tingkat kualitas udara dilaporkan sudah mencapai tingkat berbahaya di Singapura dan beberapa wilayah Malaysia.

Sekitar 200 sekolah di Muar, Malaysia, Kamis (20/6/2013), ditutup untuk sementara karena kualitas udara akibat kabut asap dari Indonesia sudah mencapai tingkat berbahaya.

Kebakaran hutan di kawasan Indonesia di Sumatera dan Kalimantan telah menyebabkan asap menyebar sampai ke Malaysia dan Singapura.

Wartawan BBC di Kuala Lumpur, Jennifer Pak, melaporkan bahwa Muar yang berada di pantai sebelah barat Malaysia yang berseberangan dengan Pulau Sumatera diselebungi kabut asap yang paling buruk.

Di kota itu, di negara bagian Johor, indeks polusi udara atau API dilaporkan mencapai 337 dan sesuai dengan instruksi, maka sekolah-sekolah sebaiknya ditutup jika API melewati 300.

Wewenang sekolah

Menteri Pendidikan negara bagian Johor, Mohamad Nor A Ghani, mengatakan bahwa pihak sekolah masing-masing yang memutuskan sesuai dengan indeks tersebut.

"Sebagian besar dari sekolah yang terkena dampak buruk berada di sepanjang pantai dan kami sudah memberikan wewenang kepada sekolah untuk memutuskan berdasarkan API," tuturnya seperti dikutip The Star.

Selama beberapa hari ini, para murid di Muar memang sudah menggunakan topeng untuk melindungi pernapasan mereka.

Pemerintah Malaysia juga sudah menerapkan larangan membuat api terbuka di tiga negara bagian dan Perdana Menteri Najib Razak meminta agar para warga sebaiknya menghindari kegiatan di luar rumah dan banyak minum air. (LEO/LI)

Sumber: BBC/The Star

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger