Advertise

Langit Kita Sudah Tak Merah-Putih Lagi

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Purn Tyasno Sudarto mengatakan, saat ini kadar nasionalisme masyarakat Indonesia cukup memprihatinkan. Tak banyak warga yang memasang bendera merah-putih di ruang publik.

Sebaliknya, Tyasno mengaku prihatin banyaknya bendera partai politik (parpol) berkibar hampir di semua sudut jalan. Ia mengusulkan adanya pengaturan pemasangan bendera parpol di ruang publik.

"Langit kita sudah tidak merah-putih lagi, sudah campur aduk hijau, kuning, biru, dan lainnya. Lihat saja di pinggir jalan, bendera partai banyak sekali," kata Tyasno di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Dalam diskusi itu, Tyasno juga menyampaikan usul untuk menyandingkan setiap bendera parpol dengan bendera merah-putih. Bendera parpol boleh tetap dikibarkan, tetapi di sisi kanan dan kirinya ada bendera merah-putih yang lebih besar dan lebih tinggi.

Ia berpendapat, hal-hal kecil seperti itu akan mendongkrak nasionalisme masyarakat Indonesia. Pasalnya, secara psikologis masyarakat terus diterpa pemandangan yang memiliki kaitan dengan simbol-simbol negara.

"Atau anak sekolah ditambah emblem merah-putih di bajunya. Secara psikologis itu akan meningkatkan nasionalisme. Ini penting supaya kita tidak diolok-olok dan tidak mudah terjadi konflik horizontal," ujarnya. (LEO/LI)
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Purn Tyasno Sudarto mengatakan, saat ini kadar nasionalisme masyarakat Indonesia cukup memprihatinkan. Tak banyak warga yang memasang bendera merah-putih di ruang publik.

Sebaliknya, Tyasno mengaku prihatin banyaknya bendera partai politik (parpol) berkibar hampir di semua sudut jalan. Ia mengusulkan adanya pengaturan pemasangan bendera parpol di ruang publik.

"Langit kita sudah tidak merah-putih lagi, sudah campur aduk hijau, kuning, biru, dan lainnya. Lihat saja di pinggir jalan, bendera partai banyak sekali," kata Tyasno di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Dalam diskusi itu, Tyasno juga menyampaikan usul untuk menyandingkan setiap bendera parpol dengan bendera merah-putih. Bendera parpol boleh tetap dikibarkan, tetapi di sisi kanan dan kirinya ada bendera merah-putih yang lebih besar dan lebih tinggi.

Ia berpendapat, hal-hal kecil seperti itu akan mendongkrak nasionalisme masyarakat Indonesia. Pasalnya, secara psikologis masyarakat terus diterpa pemandangan yang memiliki kaitan dengan simbol-simbol negara.

"Atau anak sekolah ditambah emblem merah-putih di bajunya. Secara psikologis itu akan meningkatkan nasionalisme. Ini penting supaya kita tidak diolok-olok dan tidak mudah terjadi konflik horizontal," ujarnya. (LEO/LI)

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger