Advertise

Legenda Wanita Dengan Pita Di Leher

Bengkalis PosIntruksi | Kredit/Bengkalis Pos

Bengkalis Pos
~ Ada seorang wanita yang selalu mengenakan pita di lehernya, tak peduli siang ataupun malam, cocok ataupun tidak dengan pakaiannya. Ia memiliki teman sejak kecil, Teman itu bernama John.

John tak pernah melihat gadis ini tanpa memakai pita di lehernya. Berkali-kali John bertanya, berkali-kali pula gadis ini menolak memberitahunya. Waktupun berlalu, John akhirnya melamar wanita itu dan menikahinya.

Di hari pernikahan, John kembali bertanya pada istrinya yang cantik jelita itu tentang pita di lehernya. Sang istri dengan berlinang air mata menjawab. "Kita sudah bahagia selama ini, apakah ada bedanya di matamu?"

John berhenti bertanya sejak saat itu. Mereka berkeluarga bahagia dan punya dua anak. Di hari ulang tahun emasnya, John kembali bertanya tentang pita kuning di leher istrinya.

Sang istri menjawab, "Engkau sudah bersabar selama ini. Bersabarlah sebentar lagi." John mengiyakan. Akhirnya, suatu ketika sang istri jatuh sakit. John, melihat hidup istrinya sudah tidak lama lagi, dan menanyakan kepada istrinya tentang pita kuning itu.

Sang istri tersenyum dan berkata, "Baiklah John, kau boleh melepas pita itu sekarang." Dengan hati berdebar-debar, perlahan-lahan, John melepas pita di leher istrinya.

Dan bersamaan pula dengan jatuhnya pita itu ke lantai, kepala sang istri pun ikut menggelinding jatuh ke lantai dengan darah bercucuran di lantai. (LEO/LI)

Sumber: MyMisteri
Bengkalis PosIntruksi | Kredit/Bengkalis Pos

Bengkalis Pos
~ Ada seorang wanita yang selalu mengenakan pita di lehernya, tak peduli siang ataupun malam, cocok ataupun tidak dengan pakaiannya. Ia memiliki teman sejak kecil, Teman itu bernama John.

John tak pernah melihat gadis ini tanpa memakai pita di lehernya. Berkali-kali John bertanya, berkali-kali pula gadis ini menolak memberitahunya. Waktupun berlalu, John akhirnya melamar wanita itu dan menikahinya.

Di hari pernikahan, John kembali bertanya pada istrinya yang cantik jelita itu tentang pita di lehernya. Sang istri dengan berlinang air mata menjawab. "Kita sudah bahagia selama ini, apakah ada bedanya di matamu?"

John berhenti bertanya sejak saat itu. Mereka berkeluarga bahagia dan punya dua anak. Di hari ulang tahun emasnya, John kembali bertanya tentang pita kuning di leher istrinya.

Sang istri menjawab, "Engkau sudah bersabar selama ini. Bersabarlah sebentar lagi." John mengiyakan. Akhirnya, suatu ketika sang istri jatuh sakit. John, melihat hidup istrinya sudah tidak lama lagi, dan menanyakan kepada istrinya tentang pita kuning itu.

Sang istri tersenyum dan berkata, "Baiklah John, kau boleh melepas pita itu sekarang." Dengan hati berdebar-debar, perlahan-lahan, John melepas pita di leher istrinya.

Dan bersamaan pula dengan jatuhnya pita itu ke lantai, kepala sang istri pun ikut menggelinding jatuh ke lantai dengan darah bercucuran di lantai. (LEO/LI)

Sumber: MyMisteri

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger