Advertise

Nurul Terancam Buta, Rahma Gangguan Jantung

Bengkalis PosBayi kembar siam Rahma Maulida dan Nurul Maulida, putri pasangan Yuda Winarno (22) dan Sika Jayati (22) asal Banyuwangi, sedang digendong Nina Soekarwo, istri Gubernur Jawa Timur Soekarwo di RS dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur.

Bengkalis Pos
~ Kembar siam dempet perut asal Banyuwangi Jawa Timur, Rahma Maulida dan Nurul Maulida ternyata tidak memiliki fisik yang normal. Nurul terancam buta permanen, sementara Rahma memiliki kelainan di organ jantungnya.

Ketua Tim Pusat Penanganan Bayi Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD Dr. Soetomo, Agus Harianto, Kamis (20/6/2013) mengatakan, karena dilahirkan prematur, kondisi mata Nurul belum sempurna pembentukannya.

"Retina mata terbentuk 14-16 minggu. Sebelum itu, akan terjadi kekurangan nutrisi dan gangguan lain, karena itu risiko kebutaan tinggi bagi bayi yang lahir prematur," jelasnya.

Hasil pemeriksaan tim dokter menyebutkan jantung Rahma mengalami  kelainan PDA (Patent Ductus Arteriosus) sedang, dan pulmonary stenosis ringan. "Namun dua kelainan pada jantung Rahma itu tidak membahayakan jiwa sang bayi," ujarnya.

Nurul-Rahma saat ini tengah dirawat intensif di RSU dr Soetomo, sembari menunggu penambahan berat badan menjadi minimal 10 kilogram untuk dilakukan operasi pemisahan. Nurul-Rahma adalah putri pasangan Yuda Winarno (22) dan Sika Jayati (22) asal Banyuwangi.

Rahma-Nurul sebenarnya memiliki satu saudara lagi yang dilahirkan secara bersamaan melalui operasi. Namun kondisinya normal dan berkelamin laki-laki yang diberi nama Alfino. Ketiganya dilahirkan pada 29 Januari 2013 di RS Al Huda Banyuwangi.

Meski tidak mendapatkan perawatan khusus, Alfino tetap berada bersama dua saudaranya yang kembar agar mendapatkan kasih sayang yang sama. (LEO/LI)

Sumber: Kompas
Bengkalis PosBayi kembar siam Rahma Maulida dan Nurul Maulida, putri pasangan Yuda Winarno (22) dan Sika Jayati (22) asal Banyuwangi, sedang digendong Nina Soekarwo, istri Gubernur Jawa Timur Soekarwo di RS dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur.

Bengkalis Pos
~ Kembar siam dempet perut asal Banyuwangi Jawa Timur, Rahma Maulida dan Nurul Maulida ternyata tidak memiliki fisik yang normal. Nurul terancam buta permanen, sementara Rahma memiliki kelainan di organ jantungnya.

Ketua Tim Pusat Penanganan Bayi Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD Dr. Soetomo, Agus Harianto, Kamis (20/6/2013) mengatakan, karena dilahirkan prematur, kondisi mata Nurul belum sempurna pembentukannya.

"Retina mata terbentuk 14-16 minggu. Sebelum itu, akan terjadi kekurangan nutrisi dan gangguan lain, karena itu risiko kebutaan tinggi bagi bayi yang lahir prematur," jelasnya.

Hasil pemeriksaan tim dokter menyebutkan jantung Rahma mengalami  kelainan PDA (Patent Ductus Arteriosus) sedang, dan pulmonary stenosis ringan. "Namun dua kelainan pada jantung Rahma itu tidak membahayakan jiwa sang bayi," ujarnya.

Nurul-Rahma saat ini tengah dirawat intensif di RSU dr Soetomo, sembari menunggu penambahan berat badan menjadi minimal 10 kilogram untuk dilakukan operasi pemisahan. Nurul-Rahma adalah putri pasangan Yuda Winarno (22) dan Sika Jayati (22) asal Banyuwangi.

Rahma-Nurul sebenarnya memiliki satu saudara lagi yang dilahirkan secara bersamaan melalui operasi. Namun kondisinya normal dan berkelamin laki-laki yang diberi nama Alfino. Ketiganya dilahirkan pada 29 Januari 2013 di RS Al Huda Banyuwangi.

Meski tidak mendapatkan perawatan khusus, Alfino tetap berada bersama dua saudaranya yang kembar agar mendapatkan kasih sayang yang sama. (LEO/LI)

Sumber: Kompas

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger