Advertise

Penyelidikan di Tutup, UFO Bukan Lagi Ancaman Militer Inggris

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Kementerian Pertahanan Inggris telah memutuskan untuk menutup kasus menyangkut UFO pada 2009 lalu dikarenakan fenomena ini tidak dianggap membahayakan keamanan negara. Sebelumnya, pemerintah memiliki kecurigaan adanya dugaan penculikan dan kontak dengan alien melalui beberapa kali penampakan UFO di negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Dari data yang dirilis oleh Arsip Nasional setempat, diketahui bahwa selama itu ada 25 berkas dengan ketebalan 4.400 halaman yang berisi tentang riset mengenai ancaman UFO bagi negara. Dianggap “buang waktu”, maka pemerintah Inggris pun sepakat untuk menutup penyelidikan terkait UFO.

Tak hanya itu, pemerintah pun tidak melihat adanya “manfaat pertahanan” atau “ancaman terhadap keamanan negara” terkait beberapa kali kemunculan UFO di atas langitnya.

“Kementerian Pertahanan harus mencoba untuk mengurangi tugas penyelidikan terkait UFO secara signifikan. Karena tugas itu menyita banyak waktu serta sumber daya, tetapi tidak menghasilkan output pertahanan negara yang berharga,” ungkap komando udara RAF Carl Mantell kepada Menteri Pertahanan Inggris saat itu.

“Selama lebih dari 50 tahun laporan yang ada dalam berkas-berkas ini, tidak ada satu pun penjelasan mengenai bahaya terrestrial atau ancaman militer ke Inggris melalui penampakan UFO,” lanjutnya, seperti diberitakan dari Scotsman, Jumat (21/6/2013).

Saat ini sendiri, pusat kontrol lalu lintas udara dan polisi setempat disarankan untuk tidak lagi menelaah penampakan UFO. Biarkan masyarakat menilai sendiri mengenai ‘kebenaran’ berkas yang membahas mengenai keberadaan UFO di luar sana. (KRP)

Sumber: Scotsman
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Kementerian Pertahanan Inggris telah memutuskan untuk menutup kasus menyangkut UFO pada 2009 lalu dikarenakan fenomena ini tidak dianggap membahayakan keamanan negara. Sebelumnya, pemerintah memiliki kecurigaan adanya dugaan penculikan dan kontak dengan alien melalui beberapa kali penampakan UFO di negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Dari data yang dirilis oleh Arsip Nasional setempat, diketahui bahwa selama itu ada 25 berkas dengan ketebalan 4.400 halaman yang berisi tentang riset mengenai ancaman UFO bagi negara. Dianggap “buang waktu”, maka pemerintah Inggris pun sepakat untuk menutup penyelidikan terkait UFO.

Tak hanya itu, pemerintah pun tidak melihat adanya “manfaat pertahanan” atau “ancaman terhadap keamanan negara” terkait beberapa kali kemunculan UFO di atas langitnya.

“Kementerian Pertahanan harus mencoba untuk mengurangi tugas penyelidikan terkait UFO secara signifikan. Karena tugas itu menyita banyak waktu serta sumber daya, tetapi tidak menghasilkan output pertahanan negara yang berharga,” ungkap komando udara RAF Carl Mantell kepada Menteri Pertahanan Inggris saat itu.

“Selama lebih dari 50 tahun laporan yang ada dalam berkas-berkas ini, tidak ada satu pun penjelasan mengenai bahaya terrestrial atau ancaman militer ke Inggris melalui penampakan UFO,” lanjutnya, seperti diberitakan dari Scotsman, Jumat (21/6/2013).

Saat ini sendiri, pusat kontrol lalu lintas udara dan polisi setempat disarankan untuk tidak lagi menelaah penampakan UFO. Biarkan masyarakat menilai sendiri mengenai ‘kebenaran’ berkas yang membahas mengenai keberadaan UFO di luar sana. (KRP)

Sumber: Scotsman

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger