Advertise

Cegah Protes Meluas, Presiden Brasil Buat Janji

Bengkalis PosPolisi menembak seorang pengunjuk rasa di Rio de Janeiro menggunakan peluru karet. Aksi unjuk rasa terbesar di Brasil dalam 20 tahun terakhir ini semakin memburuk meski pemerintah Brasil sudah menurunkan tarif angkutan publik yang sempat dinaikkan.

Bengkalis Pos
~ Demi mencegah meluasnya protes rakyat, Presiden Brasil Dilma Rousseff menebar janji-janji. Paling utama adalah pembenahan pelayanan publik dan pemberantasan korupsi. "Kita bisa melakukan banyak hal untuk Brasil yang lebih baik. Rakyat pun punya hak untuk mengkritik,"kata Dilma Rousseff dalam pidatonya, kemarin.

Menurut warta Xinhua pada Sabtu (22/6/2013), selama beberapa minggu ini, nyaris setengah juta rakyat Brasil turun ke jalan-jalan di kota-kota negara itu. Mereka menuntut ongkos transportasi yang lebih murah.

Demo pada Kamis (20/6/2013) awalnya berjalan tertib. Tapi, unjuk rasa itu berujung rusuh dengan serangan ke gedung-gedung pemerintah. Termasuk, ke ibu kota, Brasilia.

Protes merebak pula pada Jumat (21/6/2013) ke Rio den Janeiro dan Sao Paulo. Lebih dari seribuan orang berdemo menentang buruknya pelayanan umum dan pendidikan di Negeri Samba. Polisi menjawab pengunjuk rasa dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan demonstrasi.

Program

Dalam pidatonya, Presiden Dilma Rousseff mengatakan akan merencanakan program nasional transportasi umum. Sementara, untuk program kesehatan, pelayanan dokter-dokter akan menyentuh wilayah-wilayah pinggiran.

Rousseff juga berjanji akan menempatkan seratus persen dana royalti bahan bakar minyak ke pos pendidikan. Rencana ini bakal dimintakan persetujuan parlemen minggu depan.

Selain itu, di bidang pemberantasan korupsi, pemerintah Brasil, kata Rousseff akan meningkatkan mekanisme kontrol terhadap pejabat publik. "Hanya dengan transparansi, pemberantasan korupsi bisa tuntas," katanya.

Brasil tengah menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola Piala Konfederasi. Sementara, tahun depan, Brasil bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia. (LEO/LI)

Sumber: Xinhua
Bengkalis PosPolisi menembak seorang pengunjuk rasa di Rio de Janeiro menggunakan peluru karet. Aksi unjuk rasa terbesar di Brasil dalam 20 tahun terakhir ini semakin memburuk meski pemerintah Brasil sudah menurunkan tarif angkutan publik yang sempat dinaikkan.

Bengkalis Pos
~ Demi mencegah meluasnya protes rakyat, Presiden Brasil Dilma Rousseff menebar janji-janji. Paling utama adalah pembenahan pelayanan publik dan pemberantasan korupsi. "Kita bisa melakukan banyak hal untuk Brasil yang lebih baik. Rakyat pun punya hak untuk mengkritik,"kata Dilma Rousseff dalam pidatonya, kemarin.

Menurut warta Xinhua pada Sabtu (22/6/2013), selama beberapa minggu ini, nyaris setengah juta rakyat Brasil turun ke jalan-jalan di kota-kota negara itu. Mereka menuntut ongkos transportasi yang lebih murah.

Demo pada Kamis (20/6/2013) awalnya berjalan tertib. Tapi, unjuk rasa itu berujung rusuh dengan serangan ke gedung-gedung pemerintah. Termasuk, ke ibu kota, Brasilia.

Protes merebak pula pada Jumat (21/6/2013) ke Rio den Janeiro dan Sao Paulo. Lebih dari seribuan orang berdemo menentang buruknya pelayanan umum dan pendidikan di Negeri Samba. Polisi menjawab pengunjuk rasa dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan demonstrasi.

Program

Dalam pidatonya, Presiden Dilma Rousseff mengatakan akan merencanakan program nasional transportasi umum. Sementara, untuk program kesehatan, pelayanan dokter-dokter akan menyentuh wilayah-wilayah pinggiran.

Rousseff juga berjanji akan menempatkan seratus persen dana royalti bahan bakar minyak ke pos pendidikan. Rencana ini bakal dimintakan persetujuan parlemen minggu depan.

Selain itu, di bidang pemberantasan korupsi, pemerintah Brasil, kata Rousseff akan meningkatkan mekanisme kontrol terhadap pejabat publik. "Hanya dengan transparansi, pemberantasan korupsi bisa tuntas," katanya.

Brasil tengah menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola Piala Konfederasi. Sementara, tahun depan, Brasil bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia. (LEO/LI)

Sumber: Xinhua

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger