Advertise

Kapal Nelayan Karam di Perbatasan Kabupaten Pinrang, Dua Orang Tewas

Bengkalis PosKorban selamat dari kapal yang tenggelam di Pinrang sedang dirawat di Puskesmas Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang

Bengkalis Pos
~ Pesta nelayan yang dilaksanakan di perairan perbatasan Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare, Minggu (23/6/2013) pagi berujung maut. Salah satu kapal nelayan yang mengangkut 40 warga Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, terbalik. Dua orang dari 40 penumpang itu tewas. Beberapa cedera dan sejumlah orang lainnya belum ditemukan.

"Dua orang tewas, yaitu Hamsia (35 tahun), dan Nurbila Lapa (35), masing-masing warga Desa Lero," kata Kapolsek Suppa, Iptu Ari Galang.

Sarifa (45), salah seorang korban selamat yang menjalani perawatan di Puskesmas Desa Lero, menuturkan, penumpang kapal yang terbalik itu mlebihi kapasitas. "Saat itu perahu melaju dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba perahu oleng ke kiri karena penumpang lebih banyak duduknya di sebelah kiri,"  kata Sarifa.

Korban cedera yang dirawat di Puskemas Lero sebanyak 11 orang, 8 orang di antaranya dirawat intensif.

Tim SAR dan Polairut Kabupaten Pinrang kini masih melakukan pencarian terhadap beberapa korban yang dinyatakan hilang. (LEO/LI)

Sumber: Kompas
Bengkalis PosKorban selamat dari kapal yang tenggelam di Pinrang sedang dirawat di Puskesmas Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang

Bengkalis Pos
~ Pesta nelayan yang dilaksanakan di perairan perbatasan Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare, Minggu (23/6/2013) pagi berujung maut. Salah satu kapal nelayan yang mengangkut 40 warga Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, terbalik. Dua orang dari 40 penumpang itu tewas. Beberapa cedera dan sejumlah orang lainnya belum ditemukan.

"Dua orang tewas, yaitu Hamsia (35 tahun), dan Nurbila Lapa (35), masing-masing warga Desa Lero," kata Kapolsek Suppa, Iptu Ari Galang.

Sarifa (45), salah seorang korban selamat yang menjalani perawatan di Puskesmas Desa Lero, menuturkan, penumpang kapal yang terbalik itu mlebihi kapasitas. "Saat itu perahu melaju dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba perahu oleng ke kiri karena penumpang lebih banyak duduknya di sebelah kiri,"  kata Sarifa.

Korban cedera yang dirawat di Puskemas Lero sebanyak 11 orang, 8 orang di antaranya dirawat intensif.

Tim SAR dan Polairut Kabupaten Pinrang kini masih melakukan pencarian terhadap beberapa korban yang dinyatakan hilang. (LEO/LI)

Sumber: Kompas

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger