Advertise

Dua Tewas, Pelaku Penyerangan di Timika Masih Diburu

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua, Kombes Pol I Gde Sumerta Jaya mengaku belum dapat memastikan kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan terhadap mobil Satuan Tugas (Satgas) Bantu Kopassus Pos Ilu, Kabupaten Puncak Jaya Papua, Selasa (25/6/2013) siang.

I Gde dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com membenarkan kejadian yang berlangsung Selasa, sekitar pukul 14.00 WIT, di mana Komandan Satgas Bantu/ Maleo Pos Ilu, Letda Inf I Wayan Sukarta, bersama Tono warga sipil yang mengemudikan mobil, meninggal dalam penyerangan tersebut.

“Diduga penyerangan dilakukan oleh tujuh orang dengan menggunakan senjata laras panjang. Pelaku belum dapat diidentifikasi dan masih dalam penyelidikan,” kata dia.

Seperti diberitakan dari kompas, kelompok bersenjata yang menyerang patroli Satgas bantu di daerah kebun anggur Jigonikme, Distrik Ilu, selain menembak dua dari empat orang yang ikut dalam rombongan patroli tersebut, juga membakar mobil Ford DS 8832 KA.

Sekitar pukul 16.00 WIT, bantuan dari Pos Satgas Bantu datang ke lokasi kejadian namun sudah tidak menemukan pelaku penyerangan. Kemudian, jenazah Letda Inf I Wayan Sukarta bersama jenazah Tono kemudian dipindahkan ke pos terdekat.

Akibat kejadian ini sepucuk senjata Sig Sauer milik Letda Inf I Wayan hilang direbut kelompok bersenjata yang diduga dari kelompok TPN/OPM yang berbasis di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya.

Peristiwa penembakan terhadap anggota TNI yang bertugas di sejumlah pos yang tersebar di berbagai Distrik di sejumlah Kabupaten di Pegunungan Tengah Papua, merupakan kejadian kedua dalam tahun ini.

Sebelumnya pada Kamis (21/2/2013) lalu, peristiwa penyerangan juga berlangsung di Pos Satgas Bantu/ Maleo Tingginambut yang mengakibatkan seorang anggota Kopassus, Pratu Wahyu Wibowo meninggal tertembak.

Pada hari yang sama, kelompok bersenjata tidak dikenal juga melakukan penyerangan terhadap rombongan anggota Koramil Distrik Sinak, Kabupaten Puncak yang mengakibatkan tujuh personil TNI bersama empat orang sipil meninggal dunia tertembak. (LEO/LI)

Sumber: Kompas
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua, Kombes Pol I Gde Sumerta Jaya mengaku belum dapat memastikan kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan terhadap mobil Satuan Tugas (Satgas) Bantu Kopassus Pos Ilu, Kabupaten Puncak Jaya Papua, Selasa (25/6/2013) siang.

I Gde dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com membenarkan kejadian yang berlangsung Selasa, sekitar pukul 14.00 WIT, di mana Komandan Satgas Bantu/ Maleo Pos Ilu, Letda Inf I Wayan Sukarta, bersama Tono warga sipil yang mengemudikan mobil, meninggal dalam penyerangan tersebut.

“Diduga penyerangan dilakukan oleh tujuh orang dengan menggunakan senjata laras panjang. Pelaku belum dapat diidentifikasi dan masih dalam penyelidikan,” kata dia.

Seperti diberitakan dari kompas, kelompok bersenjata yang menyerang patroli Satgas bantu di daerah kebun anggur Jigonikme, Distrik Ilu, selain menembak dua dari empat orang yang ikut dalam rombongan patroli tersebut, juga membakar mobil Ford DS 8832 KA.

Sekitar pukul 16.00 WIT, bantuan dari Pos Satgas Bantu datang ke lokasi kejadian namun sudah tidak menemukan pelaku penyerangan. Kemudian, jenazah Letda Inf I Wayan Sukarta bersama jenazah Tono kemudian dipindahkan ke pos terdekat.

Akibat kejadian ini sepucuk senjata Sig Sauer milik Letda Inf I Wayan hilang direbut kelompok bersenjata yang diduga dari kelompok TPN/OPM yang berbasis di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya.

Peristiwa penembakan terhadap anggota TNI yang bertugas di sejumlah pos yang tersebar di berbagai Distrik di sejumlah Kabupaten di Pegunungan Tengah Papua, merupakan kejadian kedua dalam tahun ini.

Sebelumnya pada Kamis (21/2/2013) lalu, peristiwa penyerangan juga berlangsung di Pos Satgas Bantu/ Maleo Tingginambut yang mengakibatkan seorang anggota Kopassus, Pratu Wahyu Wibowo meninggal tertembak.

Pada hari yang sama, kelompok bersenjata tidak dikenal juga melakukan penyerangan terhadap rombongan anggota Koramil Distrik Sinak, Kabupaten Puncak yang mengakibatkan tujuh personil TNI bersama empat orang sipil meninggal dunia tertembak. (LEO/LI)

Sumber: Kompas

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger