Advertise

Satelit Mengambil Foto Debu Badai Angin di Venus

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Satelit Venus Express milik European Space Agency (ESA) menangkap gambar badai angin besar di Venus. Berdasarkan pengamatan peneliti, terlihat pergerakan angin ribut di planet tersebut kian menguat.

Diberitakan dari Astronomynow, Selasa (25/6/2013), pergerakan awan berhasil ditangkap dengan tampilan detail tinggi di atmosfer Venus oleh ESA Venus Express. Gambar menunjukkan kecepatan angin yang semakin membesar dalam waktu enam tahun terakhir.

Gambar tersebut ditangkap melalui Venus Monitoring Camera (VMC) yang ada pada Venus Express. Gambar ditangkap dari jarak 30 ribu kilometer pada 8 Desember 2011.

VMC didesain dan dikembangkan oleh konsorsium institut di Jerman yang dipimpin oleh Max-Planck Institute for Solar System Research di Katlenburg-Lindau. Dengan mempelajari pergerakan fitur di awan tertinggi (sekira 70 kilometer di atas permukaan Venus), ilmuwan dapat memonitor pola dalam kecepatan angin global jangka panjang.

Venus terkenal dengan atmosfernya yang berputar cepat. Satu kali putaran penuh kabarnya bisa terjadi setiap empat jam sekali. Ketika Venus Express tiba di planet ini pada 2006, kecepatan angin rata-rata pada awan teratas mencapai sekira 300 kilometer per jam.

Pengamatan terbaru mengungkap bahwa kecepatan angin rata-rata ini bisa mencapai hingga 400 kilometer per jam. "Ini merupakan peningkatan besar pada kecepatan angin yang sudah diketahui dalam atmosfer," jelas Igor Khatuntsev dari Space Research Institute di Moscow. (KRP)

Sumber: Astronomynow
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Satelit Venus Express milik European Space Agency (ESA) menangkap gambar badai angin besar di Venus. Berdasarkan pengamatan peneliti, terlihat pergerakan angin ribut di planet tersebut kian menguat.

Diberitakan dari Astronomynow, Selasa (25/6/2013), pergerakan awan berhasil ditangkap dengan tampilan detail tinggi di atmosfer Venus oleh ESA Venus Express. Gambar menunjukkan kecepatan angin yang semakin membesar dalam waktu enam tahun terakhir.

Gambar tersebut ditangkap melalui Venus Monitoring Camera (VMC) yang ada pada Venus Express. Gambar ditangkap dari jarak 30 ribu kilometer pada 8 Desember 2011.

VMC didesain dan dikembangkan oleh konsorsium institut di Jerman yang dipimpin oleh Max-Planck Institute for Solar System Research di Katlenburg-Lindau. Dengan mempelajari pergerakan fitur di awan tertinggi (sekira 70 kilometer di atas permukaan Venus), ilmuwan dapat memonitor pola dalam kecepatan angin global jangka panjang.

Venus terkenal dengan atmosfernya yang berputar cepat. Satu kali putaran penuh kabarnya bisa terjadi setiap empat jam sekali. Ketika Venus Express tiba di planet ini pada 2006, kecepatan angin rata-rata pada awan teratas mencapai sekira 300 kilometer per jam.

Pengamatan terbaru mengungkap bahwa kecepatan angin rata-rata ini bisa mencapai hingga 400 kilometer per jam. "Ini merupakan peningkatan besar pada kecepatan angin yang sudah diketahui dalam atmosfer," jelas Igor Khatuntsev dari Space Research Institute di Moscow. (KRP)

Sumber: Astronomynow

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger