Advertise

Audit Teknis Hambalang Rampung

Bengkalis PosIlustrasi: Proyek pembangunan pusat olahraga terpadu Hambalang di Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, Minggu (16/12/2012). Proyek senilai Rp 1,175 triliun ini menjadi sorotan karena adanya dugaan korupsi yang kini tengah disidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

Bengkalis Pos
~ Hasil audit teknis mengenai kerugian negara dalam proyek proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) HambalangTahap II sudah rampung.

"Semestinya tugas tim advice teknis PU yang ada di Tim BPK itu sudah selesai, dari kemarin. Makanya tadi ada pemaparan di DPR," kata Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Imam S Ernawi, Selasa (25/6/2013). Audit teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum selama ini ditunggu-tunggu BPK dan KPK.

Audit teknis adalah pemeriksaan menyangkut bangunan fisik. Dalam kasus ini, audit teknis dikerjakan tujuh orang ahli dari Kementerian Pekerjaan Umum, dilibatkan dalam tim audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurut Imam, hasil audit sudah rampung, dan sudah diserahkan kepada BPK, pekan lalu.

Imam menjelaskan, ketujuh ahli yang membantu tim audit BPK tersebut berasal dari Ditjen Cipta Karya dan Badan Penelitian & Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum. Mereka mempunyai tiga tugas utama dalam hal teknis secara fisik, dan kondisi tanah proyek P3SON Hambalang.

Tiga tugas utama tersebut, yakni mengaudit kegiatan apa saja yang sudah dikerjakan, mengaudit sisa kegiatan yang belum dikerjakan, dan menghitung estimasi biaya tambahan yang diperlukan bila Kemenpora jika  ingin menyelesaikan proyek Hambalang hingga dapat difungsikan. Pada akhir Mei 2013, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan tim advice teknis kementeriannya menemui kendala tidak adanya dokumen desain awal proyek tersebut.

"Oh iya memang soal dokumen itu diperlukan. Tapi, kami (tim advice teknis PU) kan bekerja berdasarkan dokumen dari yang ada dari BPK. Memang dokumen yang diperoleh di BPK kurang lengkap. Jadi, kami bekerja seadanya dokumen," papar Imam. (LEO/LI)

Sumber: Tribun News
Bengkalis PosIlustrasi: Proyek pembangunan pusat olahraga terpadu Hambalang di Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, Minggu (16/12/2012). Proyek senilai Rp 1,175 triliun ini menjadi sorotan karena adanya dugaan korupsi yang kini tengah disidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

Bengkalis Pos
~ Hasil audit teknis mengenai kerugian negara dalam proyek proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) HambalangTahap II sudah rampung.

"Semestinya tugas tim advice teknis PU yang ada di Tim BPK itu sudah selesai, dari kemarin. Makanya tadi ada pemaparan di DPR," kata Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Imam S Ernawi, Selasa (25/6/2013). Audit teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum selama ini ditunggu-tunggu BPK dan KPK.

Audit teknis adalah pemeriksaan menyangkut bangunan fisik. Dalam kasus ini, audit teknis dikerjakan tujuh orang ahli dari Kementerian Pekerjaan Umum, dilibatkan dalam tim audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurut Imam, hasil audit sudah rampung, dan sudah diserahkan kepada BPK, pekan lalu.

Imam menjelaskan, ketujuh ahli yang membantu tim audit BPK tersebut berasal dari Ditjen Cipta Karya dan Badan Penelitian & Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum. Mereka mempunyai tiga tugas utama dalam hal teknis secara fisik, dan kondisi tanah proyek P3SON Hambalang.

Tiga tugas utama tersebut, yakni mengaudit kegiatan apa saja yang sudah dikerjakan, mengaudit sisa kegiatan yang belum dikerjakan, dan menghitung estimasi biaya tambahan yang diperlukan bila Kemenpora jika  ingin menyelesaikan proyek Hambalang hingga dapat difungsikan. Pada akhir Mei 2013, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan tim advice teknis kementeriannya menemui kendala tidak adanya dokumen desain awal proyek tersebut.

"Oh iya memang soal dokumen itu diperlukan. Tapi, kami (tim advice teknis PU) kan bekerja berdasarkan dokumen dari yang ada dari BPK. Memang dokumen yang diperoleh di BPK kurang lengkap. Jadi, kami bekerja seadanya dokumen," papar Imam. (LEO/LI)

Sumber: Tribun News

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger