Advertise

Kabut Asap Indonesia Dituding Sebabkan Kematian Seorang Wanita Malaysia

Bengkalis PosKabut asap juga menyelimuti Kuala Lumpur, Malaysia sehingga Menara Petronas pun hanya terlihat samar-samar. Akibat kabut asap yang kian tebal, sebanyak 200-an sekolah di Malaysia terpaksa diliburkan. | MOHD RASFAN / AFP

Bengkalis Pos
~ Seorang perempuan penderita asma di kota Muar, wilayah selatan Malaysia, meninggal dunia, dan diduga kematian perempuan bernama Li Cai Ling ini terkait kabut asap yang masih menyelimuti Malaysia.

Harian The Sun, Rabu (26/6/2013), mengabarkan, Li Cai Ling meninggal dunia pada Minggu (23/6). Tim medis setempat yang merawat perempuan itu menuding kabut asap dari Indonesia menjadi penyebab kematiannya.

Polusi udara akibat kabut asap mencapai level membahayakan di sebagian wilayah Malaysia dalam beberapa hari belakangan. Kondisi udara terburuk dalam 16 tahun terakhir ini terutama dialami wilayah selatan Malaysia.

Secara umum kondisi udara di Malaysia sudah lebih baik meski kabut asap masih terlihat di beberapa daerah termasuk di ibu kota Kuala Lumpur.

Masalah kabut asap ini merupakan masalah tahunan yang terjadi di saat musim kemarau tiba. Saat itu angin musim barat meniup asap kebakaran hutan di Sumatera yang terletak tepat di seberang Semenanjung Malaysia dan Singapura.

Menteri Lingkungan Hidup Malaysia berangkat ke Indonesia untuk bertemu dengan rekannya di Indonesia mendikusikan cara terbaik menangani masalah yang sempat memicu perang kata-kata antara Singapura dan Indonesia.

Pada 1997-1998, bencana kabut asap yang cukup parah juga menyelimuti kawasan Asia Tenggara. Saat itu, kabut asap bahkan sampai mengganggu lalu lintas udara dan sejumlah bisnis lain yang mengakibatkan kerugian tak kurang dari 9 miliar dolar AS. (LEO/LI)

Sumber: AFP
Bengkalis PosKabut asap juga menyelimuti Kuala Lumpur, Malaysia sehingga Menara Petronas pun hanya terlihat samar-samar. Akibat kabut asap yang kian tebal, sebanyak 200-an sekolah di Malaysia terpaksa diliburkan. | MOHD RASFAN / AFP

Bengkalis Pos
~ Seorang perempuan penderita asma di kota Muar, wilayah selatan Malaysia, meninggal dunia, dan diduga kematian perempuan bernama Li Cai Ling ini terkait kabut asap yang masih menyelimuti Malaysia.

Harian The Sun, Rabu (26/6/2013), mengabarkan, Li Cai Ling meninggal dunia pada Minggu (23/6). Tim medis setempat yang merawat perempuan itu menuding kabut asap dari Indonesia menjadi penyebab kematiannya.

Polusi udara akibat kabut asap mencapai level membahayakan di sebagian wilayah Malaysia dalam beberapa hari belakangan. Kondisi udara terburuk dalam 16 tahun terakhir ini terutama dialami wilayah selatan Malaysia.

Secara umum kondisi udara di Malaysia sudah lebih baik meski kabut asap masih terlihat di beberapa daerah termasuk di ibu kota Kuala Lumpur.

Masalah kabut asap ini merupakan masalah tahunan yang terjadi di saat musim kemarau tiba. Saat itu angin musim barat meniup asap kebakaran hutan di Sumatera yang terletak tepat di seberang Semenanjung Malaysia dan Singapura.

Menteri Lingkungan Hidup Malaysia berangkat ke Indonesia untuk bertemu dengan rekannya di Indonesia mendikusikan cara terbaik menangani masalah yang sempat memicu perang kata-kata antara Singapura dan Indonesia.

Pada 1997-1998, bencana kabut asap yang cukup parah juga menyelimuti kawasan Asia Tenggara. Saat itu, kabut asap bahkan sampai mengganggu lalu lintas udara dan sejumlah bisnis lain yang mengakibatkan kerugian tak kurang dari 9 miliar dolar AS. (LEO/LI)

Sumber: AFP

3 komentar

Kabut asapnya masih sob? dari kebakaran hutan atau apa?

masih tetap ada sob.. jengkel kali sob

Secara umum kondisi udara di Malaysia sudah lebih baik

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger