Advertise

Makhluk Purba Mirip Telur Berusia 520 Juta Tahun Ditemukan

Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Pada 520 juta tahun lalu, Bumi merupakan tempat bagi makhluk hidup dengan berbagai ukuran maupun bentuk. Peneliti mengungkapkan temuan mereka yang menunjukkan spesies aneh berusia ratusan juta tahun lalu dengan bentuk menyerupai rokok.

Diberitakan dari Softpedia, Rabu (26/5/2013), fosil spesies ini ditemukan di Maroko pada 2012. Dalam sebuah laporan terbaru yang diterbitkan di jurnal Proceedings of the Royal Society B, terungkap fosil hewan aneh tersebut merupakan Echinodermata (filum hewan laut yang mencakup bintang laut serta Teripang) primitif.

Ilmuwan menduga bahwa hewan kuno ini dapat berubah bentuk dalam keadaan tertentu. Mereka mengatakan bahwa hewan ini bisa memperluas bentuk tubuhnya atau menyusut.

Setiap kali melakukannya, makhluk itu juga mengubah panjang tubuhnya. "Ini adalah binatang berbentuk cerutu," ungkap peneliti Andrew Smith. Ia mengatakan, terkadang hewan ini bisa menjadi pendek dan gemuk serta mampu merubah dirinya menjadi panjang dan tipis.

Setiap kali memilih untuk menjadi langsing, makhluk itu bisa memiliki ukuran panjang 1,6 inci (4 centimeter). Echinodermata berhasil mengubah bentuk tubuhnya dengan bantuan lima ambulacra (area permukaan yang mampu memancar).

"Ini memiliki karakteristik yang menempatkannya sebagai Echinodermata paling primitif yang memiliki simetri lima kali lipat," ungkap Andrew Smith. (KRP)

Sumber: Softpedia
Bengkalis Pos
Bengkalis Pos
~ Pada 520 juta tahun lalu, Bumi merupakan tempat bagi makhluk hidup dengan berbagai ukuran maupun bentuk. Peneliti mengungkapkan temuan mereka yang menunjukkan spesies aneh berusia ratusan juta tahun lalu dengan bentuk menyerupai rokok.

Diberitakan dari Softpedia, Rabu (26/5/2013), fosil spesies ini ditemukan di Maroko pada 2012. Dalam sebuah laporan terbaru yang diterbitkan di jurnal Proceedings of the Royal Society B, terungkap fosil hewan aneh tersebut merupakan Echinodermata (filum hewan laut yang mencakup bintang laut serta Teripang) primitif.

Ilmuwan menduga bahwa hewan kuno ini dapat berubah bentuk dalam keadaan tertentu. Mereka mengatakan bahwa hewan ini bisa memperluas bentuk tubuhnya atau menyusut.

Setiap kali melakukannya, makhluk itu juga mengubah panjang tubuhnya. "Ini adalah binatang berbentuk cerutu," ungkap peneliti Andrew Smith. Ia mengatakan, terkadang hewan ini bisa menjadi pendek dan gemuk serta mampu merubah dirinya menjadi panjang dan tipis.

Setiap kali memilih untuk menjadi langsing, makhluk itu bisa memiliki ukuran panjang 1,6 inci (4 centimeter). Echinodermata berhasil mengubah bentuk tubuhnya dengan bantuan lima ambulacra (area permukaan yang mampu memancar).

"Ini memiliki karakteristik yang menempatkannya sebagai Echinodermata paling primitif yang memiliki simetri lima kali lipat," ungkap Andrew Smith. (KRP)

Sumber: Softpedia

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger