Advertise

Dua Pendiri Kelompok Al-Shabab Dibunuh

Anggota kelompok militan Al-ShababAnggota kelompok militan Al-Shabab, Somalia. | Sky News Melaporkan

Bengkalis Pos
~ Dua orang anggota militan ternama di Somalia, salah satunya dihargai 5 juta dolar oleh AS, tewas dibunuh rekan-rekan mereka sendiri. Kedua anggota militan itu adalah Ibrahim Jama Mead alias Al Afghani dan Abul Hamid Hashi Olhayi. Keduanya dikenal sebagai para pendiri kelompok Al-Shabab yang terkait dengan Al-Qaeda.

Afghani, yang mendapatkan nama panggilannya ini karena pernah berlatih dan bertempur di Afganistan adalah yang paling diinginkan pemerintah AS. Dia diketahui menentang perintah pemimpin Al-Shabab, Ahmed Abdi Godane.

Godane, yang kepalanya dihargai 7 juta dolar AS itu, memerintahkan anak buahnya untuk menangkap Afghani dan puluhan tokoh senior Al-Shabab lainnya awal bulan ini. Demikian kantor berita AFP mengabarkan.

"Kami sudah memberitahukan istri keduanya terkait kematian mereka, karena para istri ini sekarang harus mengenakan pakaian duka," kata juru bicara Al-Shabab Abdulaziz Abu Musab. Kematian kedua tokoh senior Al-Shabab itu menunjukkan adanya perpecahan di tubuh Al-Shabab yang sudah lama memberontak untuk menggulingkan pemerintah Somalia yang didukung komunitas internasional.

Selain itu, pembunuhan ini menunjukkan upaya Godane untuk menyapu bersih semua orang yang berseberangan dengan dirinya dan semakin menancapkan kepemimpinan yang radikal. Anggota keluarga -termasuk para saudari Afghani- mengatakan kedua orang ditahan dan kemudian dieksekusi. Namun, Al-Shabab mengatakan keduanya tewas dalam sebuah baku tembak.

"Kami membantah laporan yang menyebut kedua orang itu dieksekusi setelah ditahan terlebih dulu," kata Abu Musab. "Keduanya tewas dalam baku tembak saat mereka menolak perintah penahanan," lanjut Abu Musab.

Kelompok militan Al-Shabab diketahui terpecah menjadi beberapa faksi sesuai dengan garis kesukuan anggotanya serta ideoleogi yang berbeda.

Sebagian anggota Al-Shabab tertarik dengan agenda nasionalis untuk mengusir pasukan asing dari Somalia. Sementara sebagian lainnya, termasuk Godane, lebih memiliki ambisi jihad internasional. (LEO/LI)

Sumber: Sky News
Anggota kelompok militan Al-ShababAnggota kelompok militan Al-Shabab, Somalia. | Sky News Melaporkan

Bengkalis Pos
~ Dua orang anggota militan ternama di Somalia, salah satunya dihargai 5 juta dolar oleh AS, tewas dibunuh rekan-rekan mereka sendiri. Kedua anggota militan itu adalah Ibrahim Jama Mead alias Al Afghani dan Abul Hamid Hashi Olhayi. Keduanya dikenal sebagai para pendiri kelompok Al-Shabab yang terkait dengan Al-Qaeda.

Afghani, yang mendapatkan nama panggilannya ini karena pernah berlatih dan bertempur di Afganistan adalah yang paling diinginkan pemerintah AS. Dia diketahui menentang perintah pemimpin Al-Shabab, Ahmed Abdi Godane.

Godane, yang kepalanya dihargai 7 juta dolar AS itu, memerintahkan anak buahnya untuk menangkap Afghani dan puluhan tokoh senior Al-Shabab lainnya awal bulan ini. Demikian kantor berita AFP mengabarkan.

"Kami sudah memberitahukan istri keduanya terkait kematian mereka, karena para istri ini sekarang harus mengenakan pakaian duka," kata juru bicara Al-Shabab Abdulaziz Abu Musab. Kematian kedua tokoh senior Al-Shabab itu menunjukkan adanya perpecahan di tubuh Al-Shabab yang sudah lama memberontak untuk menggulingkan pemerintah Somalia yang didukung komunitas internasional.

Selain itu, pembunuhan ini menunjukkan upaya Godane untuk menyapu bersih semua orang yang berseberangan dengan dirinya dan semakin menancapkan kepemimpinan yang radikal. Anggota keluarga -termasuk para saudari Afghani- mengatakan kedua orang ditahan dan kemudian dieksekusi. Namun, Al-Shabab mengatakan keduanya tewas dalam sebuah baku tembak.

"Kami membantah laporan yang menyebut kedua orang itu dieksekusi setelah ditahan terlebih dulu," kata Abu Musab. "Keduanya tewas dalam baku tembak saat mereka menolak perintah penahanan," lanjut Abu Musab.

Kelompok militan Al-Shabab diketahui terpecah menjadi beberapa faksi sesuai dengan garis kesukuan anggotanya serta ideoleogi yang berbeda.

Sebagian anggota Al-Shabab tertarik dengan agenda nasionalis untuk mengusir pasukan asing dari Somalia. Sementara sebagian lainnya, termasuk Godane, lebih memiliki ambisi jihad internasional. (LEO/LI)

Sumber: Sky News

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger