Advertise

Tarif Angkot Surabaya Merangkak 20 Persen

Tarif Angkot Surabaya
Bengkalis Pos
~ Pemkot Surabaya dalam waktu dekat akan menaikkan tarif angkutan kota dan taksi pasca-kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan sudah dipastikan sekitar 20 persen. Sementara untuk bus kota sebesar 15 persen.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Eddi menjelaskan, besaran kenaikan tarif angkot, taksi, dan bus kota itu ditentukan setelah pihaknya mengakomodasi usulan dari Organda Kota Surabaya.

"Kami sudah dipanggil wali kota, dan dalam pekan depan peraturan wali kota tentang kenaikan tarif dipastikan sudah keluar," ujarnya dikonfirmasi, Minggu (30/6/2013).

Dengan kenaikan itu, maka jika tarif angkot sebelumnya Rp 2.900, nantinya menjadi Rp 3.200, sedangkan taksi Rp 3.000 per kilometer menjadi Rp 3.650.

“Besarnya memang bervariasi untuk masing-masing angkutan. Tapi, usulan yang diberikan Organda lebih tinggi dari yang kita usulkan,” tambahnya.

Sementara itu, sebelum tarif baru berlaku resmi, pihaknya mengaku terus melakukan operasi tarif angkot. Ini karena dikabarkan sejumlah angkot diketahui menaikkan tarif sendiri dengan menempel besaran tarifnya. Petugas langsung menyita stiker tarif di angkot dan memberikan peringatan kepada pengemudi untuk tidak menaikkan tarif sepihak sebelum Perwali keluar.

Seperti diberitakan, pemerintah sejak 22 Juni 2013 resmi menaikkan harga BBM bersubsidi. Untuk premium dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.500 per liter. Sementara solar dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 5.500 per liter.

Penyesuaian harga eceran bahan bakar minyak bersubsidi sesuai ketentuan Perpres Nomor 15 tahun 2012 tentang Harga Jual Eceran dan Peraturan MenESDM No 18 Tahun 2013 tentang Harga Jual Eceran. (LEO/LI)

Sumber: Kompas
Tarif Angkot Surabaya
Bengkalis Pos
~ Pemkot Surabaya dalam waktu dekat akan menaikkan tarif angkutan kota dan taksi pasca-kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan sudah dipastikan sekitar 20 persen. Sementara untuk bus kota sebesar 15 persen.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Eddi menjelaskan, besaran kenaikan tarif angkot, taksi, dan bus kota itu ditentukan setelah pihaknya mengakomodasi usulan dari Organda Kota Surabaya.

"Kami sudah dipanggil wali kota, dan dalam pekan depan peraturan wali kota tentang kenaikan tarif dipastikan sudah keluar," ujarnya dikonfirmasi, Minggu (30/6/2013).

Dengan kenaikan itu, maka jika tarif angkot sebelumnya Rp 2.900, nantinya menjadi Rp 3.200, sedangkan taksi Rp 3.000 per kilometer menjadi Rp 3.650.

“Besarnya memang bervariasi untuk masing-masing angkutan. Tapi, usulan yang diberikan Organda lebih tinggi dari yang kita usulkan,” tambahnya.

Sementara itu, sebelum tarif baru berlaku resmi, pihaknya mengaku terus melakukan operasi tarif angkot. Ini karena dikabarkan sejumlah angkot diketahui menaikkan tarif sendiri dengan menempel besaran tarifnya. Petugas langsung menyita stiker tarif di angkot dan memberikan peringatan kepada pengemudi untuk tidak menaikkan tarif sepihak sebelum Perwali keluar.

Seperti diberitakan, pemerintah sejak 22 Juni 2013 resmi menaikkan harga BBM bersubsidi. Untuk premium dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.500 per liter. Sementara solar dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 5.500 per liter.

Penyesuaian harga eceran bahan bakar minyak bersubsidi sesuai ketentuan Perpres Nomor 15 tahun 2012 tentang Harga Jual Eceran dan Peraturan MenESDM No 18 Tahun 2013 tentang Harga Jual Eceran. (LEO/LI)

Sumber: Kompas

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger