Advertise

Serangan Bom di Pakistan Menewaskan 41 Orang

Serangan Bom di Pakistan PM Inggris David Cameron Pakistan bersama PM Pakistan Nawaz Sharif dalam konferensi pers di Islamabada (30/6). | Reuters

Bengkalis Pos
~ Serangan bom di Pakistan menewaskan sedikitnya 41 orang, hari Minggu (30/6/2013), pada waktu Perdana Menteri Inggris David Cameron berkunjung ke ibu kota Islamabad untuk menjanjikan bantuan melawan teror dan menciptakan perdamaian di Afganistan.

Serangan paling mematikan terjadi di sekat masjid Syiah di kota Quetta, menewaskan 20 orang dan melukai 60 lainnya.

Hari Minggu pagi, sebuah bom mobil meledak dekat konvoi polisi di kota Peshawar di bagian utara, menewaskan 17 orang, dan melukai puluhan lainnya. Kata polisi, kebanyakan korban adalah warga sipil karena bom mobil yang sedianya ditujukan kepada pasukan penjaga perbatasan itu meledak di sebuah pasar yang sedang ramai.

Di kawasan Waziristan utara, sebuah bom pinggir jalan menewaskan empat orang tentara, dan sedemikian jauh tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan itu.

Sementara itu, dalam kunjungannya di Islamabad, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan kepada Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif bahwa musuh Pakistan adalah juga musuh Inggris, dan Cameron menegaskan kedua negara akan berjuang bersama melawan para ekstremis dan teroris.

Cameron menambahkan, Afganistan dan Pakistan punya kepentingan bersama untuk menjamin kemakmuran dan kestabilan masing-masing. Cameron kemarin mengadakan pertemuan dengan Presiden Afganistan Hamid Karzai untuk mendorong perundingan damai, tapi Karzai memperingatkan, perjanjian damai dengan Taliban hanya akan memecah negeri itu. (LEO/LI)

Sumber: VOA Indonesia
Serangan Bom di Pakistan PM Inggris David Cameron Pakistan bersama PM Pakistan Nawaz Sharif dalam konferensi pers di Islamabada (30/6). | Reuters

Bengkalis Pos
~ Serangan bom di Pakistan menewaskan sedikitnya 41 orang, hari Minggu (30/6/2013), pada waktu Perdana Menteri Inggris David Cameron berkunjung ke ibu kota Islamabad untuk menjanjikan bantuan melawan teror dan menciptakan perdamaian di Afganistan.

Serangan paling mematikan terjadi di sekat masjid Syiah di kota Quetta, menewaskan 20 orang dan melukai 60 lainnya.

Hari Minggu pagi, sebuah bom mobil meledak dekat konvoi polisi di kota Peshawar di bagian utara, menewaskan 17 orang, dan melukai puluhan lainnya. Kata polisi, kebanyakan korban adalah warga sipil karena bom mobil yang sedianya ditujukan kepada pasukan penjaga perbatasan itu meledak di sebuah pasar yang sedang ramai.

Di kawasan Waziristan utara, sebuah bom pinggir jalan menewaskan empat orang tentara, dan sedemikian jauh tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan itu.

Sementara itu, dalam kunjungannya di Islamabad, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan kepada Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif bahwa musuh Pakistan adalah juga musuh Inggris, dan Cameron menegaskan kedua negara akan berjuang bersama melawan para ekstremis dan teroris.

Cameron menambahkan, Afganistan dan Pakistan punya kepentingan bersama untuk menjamin kemakmuran dan kestabilan masing-masing. Cameron kemarin mengadakan pertemuan dengan Presiden Afganistan Hamid Karzai untuk mendorong perundingan damai, tapi Karzai memperingatkan, perjanjian damai dengan Taliban hanya akan memecah negeri itu. (LEO/LI)

Sumber: VOA Indonesia

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger