Advertise

Bentrok Massa & Anti-Mursi, 14 Orang Tewas

Anti-MursiPara pengunjuk rasa anti-Presiden Mursi menggunakan sinar laser untuk mengungkapkan isi hati mereka. Salah satu sinar laser yang dipancarkan ke sebuah gedung bertuliskan "Sudah Berakhir", yang merujuk agar Mursi lengser dari jabatannya.

Bengkalis Pos
~ Setidaknya 14 orang tewas ketika massa pro dan anti-Muhammad Mursi bentrok pascakudeta oleh militer, Rabu (3/7/2013). Delapan orang dilaporkan tewas di Marsa Matrouh. Seorang pejabat keamanan, Al-Anani Hamouda, mengatakan dua di antara yang tewas adalah personel keamanan.

Di Alexandria, tiga orang terbunuh dan setidaknya 50 orang terluka, kantor berita MENA melaporkan. Menurut saksi mata, baku tembak pecah dan batu serta bata beterbangan selama bentrokan antara para pendukung dengan penentang Mursi, presiden terguling Mesir.

"Kami berusaha mengatasi situasi ini. Kami meminta tambahan personel keamanan," kata Sherif Abdelhamid, seorang perwira polisi.

Tiga orang juga tewas dalam bentrokan di kota Minya, dua di antaranya polisi, kata MENA. Kantor berita itu menyebut 14 orang lainnya terluka.

Sementara itu puluhan orang lainnya terluka di Fayoum, ketika sejumlah orang tak dikenal menyerbu kantor Partai Kebebasan dan Keadilan, sayap politik Ikhwanul Muslimin. Para penyerang menjarah kantor itu dan membakarnya.

Seperti diberitakan, militer Mesir menggulingkan presiden pertama negara itu yang dipilih secara demokratis, Muhammad Mursi, Rabu (3/7/2013) malam. Ketua Mahkamah Agung Mesir ditunjuk sebagai pemimpin sementara. (LEO/LI)
Anti-MursiPara pengunjuk rasa anti-Presiden Mursi menggunakan sinar laser untuk mengungkapkan isi hati mereka. Salah satu sinar laser yang dipancarkan ke sebuah gedung bertuliskan "Sudah Berakhir", yang merujuk agar Mursi lengser dari jabatannya.

Bengkalis Pos
~ Setidaknya 14 orang tewas ketika massa pro dan anti-Muhammad Mursi bentrok pascakudeta oleh militer, Rabu (3/7/2013). Delapan orang dilaporkan tewas di Marsa Matrouh. Seorang pejabat keamanan, Al-Anani Hamouda, mengatakan dua di antara yang tewas adalah personel keamanan.

Di Alexandria, tiga orang terbunuh dan setidaknya 50 orang terluka, kantor berita MENA melaporkan. Menurut saksi mata, baku tembak pecah dan batu serta bata beterbangan selama bentrokan antara para pendukung dengan penentang Mursi, presiden terguling Mesir.

"Kami berusaha mengatasi situasi ini. Kami meminta tambahan personel keamanan," kata Sherif Abdelhamid, seorang perwira polisi.

Tiga orang juga tewas dalam bentrokan di kota Minya, dua di antaranya polisi, kata MENA. Kantor berita itu menyebut 14 orang lainnya terluka.

Sementara itu puluhan orang lainnya terluka di Fayoum, ketika sejumlah orang tak dikenal menyerbu kantor Partai Kebebasan dan Keadilan, sayap politik Ikhwanul Muslimin. Para penyerang menjarah kantor itu dan membakarnya.

Seperti diberitakan, militer Mesir menggulingkan presiden pertama negara itu yang dipilih secara demokratis, Muhammad Mursi, Rabu (3/7/2013) malam. Ketua Mahkamah Agung Mesir ditunjuk sebagai pemimpin sementara. (LEO/LI)

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger