Advertise

Gempa: Warga Samosir Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Samosir
Bengkalis Pos
~ Warga Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, berhamburan dari rumah mereka akibat gempa yang cukup kuat, Jumat (5/7/2013) malam. Gempa terjadi sekitar pukul 23.49 WIB.

Seperti diberitakan Kompas, Salah seorang warga Desa Buhit, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Helbos Sitanggang (28), mengatakan, kuatnya gempa sampai menyebabkan warga yang sudah lelap tidur pun sontak terbangun dan berhamburan keluar rumah. "Saya sudah tidur cukup nyenyak. Namun, tiba-tiba mendengar suara atap rumah berderit-derit, saya terbangun dan sadar ada gempa. Lumayan kuat, Bang," kata Helbos, Sabtu (6/7/2013) dini hari.

Helbos mengatakan, gempa terjadi hingga dua kali. Setelah gempa pertama, masih ada gempa susulan lima menit setelah gempa pertama. "Makanya, beberapa warga masih khawatir dan belum berani masuk ke rumah," katanya.

Hal serupa dirasakan Agnes Marbun (17) warga Kelurahan Pintu Sona, Kecamatan Pangururan. Menurut Agnes, gempa terjadi cukup kuat sehingga membuat warga berhamburan keluar rumah. "Sampai membuat beberapa perabot di rumah kami goyang-goyang. Pas kejadian kami langsung keluar rumah," katanya.

Menurut Agnes, setelah gempa reda, warga kembali ke rumah masing-masing. Namun, warga belum berani tidur. "Masih khawatir. Belum berani tidur. Ini duduk di depan pintu," katanya melalui telepon. Agnes pun mengatakan, gempa terjadi dua kali.

Sebelumnya, gempa juga sudah mengguncang kawasan ini, Jumat dini hari sekitar pukul 00.58 WIB. Berdasarkan keterangan Stasiun Geofisika Parapat, gempa pada Jumat dini hari berkekuatan 3,7 skala Richter dengan pusat gempa pada kedalaman 10 kilometer. Sementara gempa pada Jumat tengah malam berkekuatan 4,7 skala Richter. (LEO/LI)

Sumber: Kompas
Gempa Samosir
Bengkalis Pos
~ Warga Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, berhamburan dari rumah mereka akibat gempa yang cukup kuat, Jumat (5/7/2013) malam. Gempa terjadi sekitar pukul 23.49 WIB.

Seperti diberitakan Kompas, Salah seorang warga Desa Buhit, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Helbos Sitanggang (28), mengatakan, kuatnya gempa sampai menyebabkan warga yang sudah lelap tidur pun sontak terbangun dan berhamburan keluar rumah. "Saya sudah tidur cukup nyenyak. Namun, tiba-tiba mendengar suara atap rumah berderit-derit, saya terbangun dan sadar ada gempa. Lumayan kuat, Bang," kata Helbos, Sabtu (6/7/2013) dini hari.

Helbos mengatakan, gempa terjadi hingga dua kali. Setelah gempa pertama, masih ada gempa susulan lima menit setelah gempa pertama. "Makanya, beberapa warga masih khawatir dan belum berani masuk ke rumah," katanya.

Hal serupa dirasakan Agnes Marbun (17) warga Kelurahan Pintu Sona, Kecamatan Pangururan. Menurut Agnes, gempa terjadi cukup kuat sehingga membuat warga berhamburan keluar rumah. "Sampai membuat beberapa perabot di rumah kami goyang-goyang. Pas kejadian kami langsung keluar rumah," katanya.

Menurut Agnes, setelah gempa reda, warga kembali ke rumah masing-masing. Namun, warga belum berani tidur. "Masih khawatir. Belum berani tidur. Ini duduk di depan pintu," katanya melalui telepon. Agnes pun mengatakan, gempa terjadi dua kali.

Sebelumnya, gempa juga sudah mengguncang kawasan ini, Jumat dini hari sekitar pukul 00.58 WIB. Berdasarkan keterangan Stasiun Geofisika Parapat, gempa pada Jumat dini hari berkekuatan 3,7 skala Richter dengan pusat gempa pada kedalaman 10 kilometer. Sementara gempa pada Jumat tengah malam berkekuatan 4,7 skala Richter. (LEO/LI)

Sumber: Kompas

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger