Advertise

Hutan di Bawah Laut Cypress Forest Bald

Cypress Forest Bald
Bengkalis Pos
~ Diberitakan Softpedia, Selasa (9/7/2013). Sekelompok penyelam baru-baru ini menemukan sebuah hutan kuno yang telah terkubur di dasar laut hingga 50 ribu tahun lamanya. Hutan yang dinamakan Cypress Forest Bald terletak di Teluk Meksiko dengan kedalaman sekira 60 kaki atau sekira Rp18,4 meter.

Diduga, hutan ini tenggelam akibat hantaman dahsyat Badai Katrina. Adapun, hutan kuno dengan luas area 0,5 mil atau sekira 0,8 kilometer ini terdiri dari kayu dan tunggul (pangkal pohon yang masih tertanam di dalam tanah sehabis ditebang).

Nelayan setempat juga kerap melihat banyak ikan dan satwa laut yang senang berkumpul di hutan bawah laut ini yang sudah dianggap sebagai habitatnya yang pas.

Para penyelam menjelaskan, sisa-sisa pohon kuno di hutan Cypress kuno hingga kini masih terjaga dengan baik. Hal ini dikarenakan hutan ini telah melewati ribuan tahun di lingkungan bebas oksigen.

“Anda akan merasa seperti di negeri dongeng ketika melihatnya secara langsung. Ini bagaikan kolam hutan kuno di tengah dasar laut,” ujar salah satu anggota penemu Ben Raines.

Para peneliti ingin menjelajahi hutan kuno ini lebih lanjut. Mereka berharap mendapatkan sokongan dana bantuan guna memelihara biota laut tersebut. (LEO/LI)

Sumber: Softpedia
Cypress Forest Bald
Bengkalis Pos
~ Diberitakan Softpedia, Selasa (9/7/2013). Sekelompok penyelam baru-baru ini menemukan sebuah hutan kuno yang telah terkubur di dasar laut hingga 50 ribu tahun lamanya. Hutan yang dinamakan Cypress Forest Bald terletak di Teluk Meksiko dengan kedalaman sekira 60 kaki atau sekira Rp18,4 meter.

Diduga, hutan ini tenggelam akibat hantaman dahsyat Badai Katrina. Adapun, hutan kuno dengan luas area 0,5 mil atau sekira 0,8 kilometer ini terdiri dari kayu dan tunggul (pangkal pohon yang masih tertanam di dalam tanah sehabis ditebang).

Nelayan setempat juga kerap melihat banyak ikan dan satwa laut yang senang berkumpul di hutan bawah laut ini yang sudah dianggap sebagai habitatnya yang pas.

Para penyelam menjelaskan, sisa-sisa pohon kuno di hutan Cypress kuno hingga kini masih terjaga dengan baik. Hal ini dikarenakan hutan ini telah melewati ribuan tahun di lingkungan bebas oksigen.

“Anda akan merasa seperti di negeri dongeng ketika melihatnya secara langsung. Ini bagaikan kolam hutan kuno di tengah dasar laut,” ujar salah satu anggota penemu Ben Raines.

Para peneliti ingin menjelajahi hutan kuno ini lebih lanjut. Mereka berharap mendapatkan sokongan dana bantuan guna memelihara biota laut tersebut. (LEO/LI)

Sumber: Softpedia

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger