Advertise

Nenek 80 Tahun Ditemukan Membusuk

Nenek 80 Tahun
Bengkalis Pos
~ Warga Jalan Baji Ateka Lorong Dua, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, digegerkan oleh sesosok mayat perempuan yang diperkirakan berusia 80 tahun yang membusuk di rumahnya, Minggu (14/7/2013). Tidak ditemukan tanda kekerasan dari tubuh nenek yang diketahui bernama Jenang Daeng Tena ini.

Awalnya warga mencium bau menyengat dari dalam rumah korban. Karena curiga, salah satu warga, Haeruddin, mengintip ke dalam rumah. Ia melihat korban tergeletak di tempat tidur dengan kondisi membusuk.

Tetangga korban, Abdul Kadir Baco menambahkan, terakhir kali melihat korban saat hari pertama puasa, Rabu (9/7/2013). Sejak saat itu, korban sudah tidak terlihat lagi.  "Setelah ada bau, baru kami mengintip dan mencoba masuk ke dalam rumahnya," jelas Abdul.

Korban diketahui tinggal sendiri di rumah itu sejak beberapa tahun silam. Anak korban bekerja di Kalimantan, sementara keluarga besarnya berada di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kepala Polsekta Mamajang, Komisaris Polisi (Kompol) Agus Haerul yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Hasil visum pihak rumah sakit Bhayangkara menyebutkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Diduga memang meninggal karena sakit," jelas Agus. (LEO/LI)
Nenek 80 Tahun
Bengkalis Pos
~ Warga Jalan Baji Ateka Lorong Dua, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, digegerkan oleh sesosok mayat perempuan yang diperkirakan berusia 80 tahun yang membusuk di rumahnya, Minggu (14/7/2013). Tidak ditemukan tanda kekerasan dari tubuh nenek yang diketahui bernama Jenang Daeng Tena ini.

Awalnya warga mencium bau menyengat dari dalam rumah korban. Karena curiga, salah satu warga, Haeruddin, mengintip ke dalam rumah. Ia melihat korban tergeletak di tempat tidur dengan kondisi membusuk.

Tetangga korban, Abdul Kadir Baco menambahkan, terakhir kali melihat korban saat hari pertama puasa, Rabu (9/7/2013). Sejak saat itu, korban sudah tidak terlihat lagi.  "Setelah ada bau, baru kami mengintip dan mencoba masuk ke dalam rumahnya," jelas Abdul.

Korban diketahui tinggal sendiri di rumah itu sejak beberapa tahun silam. Anak korban bekerja di Kalimantan, sementara keluarga besarnya berada di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kepala Polsekta Mamajang, Komisaris Polisi (Kompol) Agus Haerul yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Hasil visum pihak rumah sakit Bhayangkara menyebutkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Diduga memang meninggal karena sakit," jelas Agus. (LEO/LI)

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger