Advertise

Letupan Matahari Berhasil Di Abadikan Teleskop NASA

Letupan Matahari Berhasil Di Abadikan Teleskop NASA
Bengkalis Pos
~ Teleskop luar angkasa Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) dan European Space Agency (ESA) menangkap gambar mengesankan dari sebuah objek matahari. Terlihat letupan besar yang melepaskan partikel matahari ke luar angkasa.

Dalam berita Softpedia, Minggu (21/7/2013), badan antariksa Eropa, ESA dan SOHO ini mengabadikan gambar baru dari letupan matahari yang mengejutkan. Hasil pengamatan menunjukkan terdapat lubang korona besar di salah satu bagian matahari.

"Anda tidak bisa melewatkan (untuk menyaksikan) itu. Lubang korona ekstensif telah berputar selama beberapa hari terakhir (13-18 Juli 2013)," jelas ESA.

Lebih lanjut badan antariksa yang berkantor pusat di Paris itu mengungkapkan, garis medan magnet dalam lubang koronal memanjang keluar menjadi angin matahari ketimbang datang kembali ke permukaan Matahari.

Menurut ESA, lubang korona ini dipercaya lebih dingin dibandingkan daerah sekitarnya. Bagian letupan ini juga tampak menghasilkan sedikit aktivitas.

Ilmuwan mengungkapkan bahwa fenomena ini merupakan puncak siklus aktivitas matahari yang berlangsung selama 11 tahun. Kemungkinan fenomena letupan besar lainnnya juga akan terlihat di tahun ini.

Biasanya, jumlah lubang korona akan menjadi menurun selama periode ini. Dengan kata lain, puncak tahun ini tampaknya merupakan yang paling lemah dalam beberapa siklus aktivitas matahari yang pernah diamati oleh ilmuwan. (LEO/LI)

Sumber: Softpedia
Letupan Matahari Berhasil Di Abadikan Teleskop NASA
Bengkalis Pos
~ Teleskop luar angkasa Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) dan European Space Agency (ESA) menangkap gambar mengesankan dari sebuah objek matahari. Terlihat letupan besar yang melepaskan partikel matahari ke luar angkasa.

Dalam berita Softpedia, Minggu (21/7/2013), badan antariksa Eropa, ESA dan SOHO ini mengabadikan gambar baru dari letupan matahari yang mengejutkan. Hasil pengamatan menunjukkan terdapat lubang korona besar di salah satu bagian matahari.

"Anda tidak bisa melewatkan (untuk menyaksikan) itu. Lubang korona ekstensif telah berputar selama beberapa hari terakhir (13-18 Juli 2013)," jelas ESA.

Lebih lanjut badan antariksa yang berkantor pusat di Paris itu mengungkapkan, garis medan magnet dalam lubang koronal memanjang keluar menjadi angin matahari ketimbang datang kembali ke permukaan Matahari.

Menurut ESA, lubang korona ini dipercaya lebih dingin dibandingkan daerah sekitarnya. Bagian letupan ini juga tampak menghasilkan sedikit aktivitas.

Ilmuwan mengungkapkan bahwa fenomena ini merupakan puncak siklus aktivitas matahari yang berlangsung selama 11 tahun. Kemungkinan fenomena letupan besar lainnnya juga akan terlihat di tahun ini.

Biasanya, jumlah lubang korona akan menjadi menurun selama periode ini. Dengan kata lain, puncak tahun ini tampaknya merupakan yang paling lemah dalam beberapa siklus aktivitas matahari yang pernah diamati oleh ilmuwan. (LEO/LI)

Sumber: Softpedia

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger