Advertise

Virus Raksasa Berasal dari Luar Angkasa

Virus Raksasa Berasal dari Luar Angkasa
Bengkalis Pos
~ Sebuah virus yang baru-baru ini ditemukan oleh ilmuwan Prancis menghebohkan komunitas sains. Virus berukuran besar yang pernah ada di Bumi ini dipercaya berasal dari luar angkasa.

Dalam berita Ibtimes, Minggu (21/7/2013), dinamakan Pandoravirus, virus ini setelah dianalisis kabarnya hanya memiliki 6 persen dari gen yang umum berasal dari Bumi. Penelitian mengungkap bahwa sisa dari 6 persen tersebut kemungkinan berasal dari luar angkasa atau planet asing.

Berdasarkan laporan oleh Mail Online, Pandoravirus merupakan 'makhluk' mikrometer dalam ukuran panjang, atau dalam arti lain virus ini memiliki ukuran 10 kali lipat lebih besar dari virus lainnya yang telah dikenal.

Ilmuwan telah meneliti virus ini di bawah mikroskop dasar. Mikroorganisme ini kabarnya bisa ditemukan di dua tempat, yakni lepas pantai Chili dan sebuah kolam di Australia.

"Kami percaya ini Pandoraviruses baru yang telah muncul dari jenis 'leluhur' selular baru yang sudah tidak lagi ada," kata Jean-Michel Claverie, peneliti Aix-Marseille University. Claverie mengungkap bahwa virus ini memiliki bentuk yang unik.

Pandoravirus dikenal berbeda dalam hal bentuk dengan virus lainnya yang telah diektahui dan menawarkan sebuah kode genetik dua kali lipat dari ukuran Megavirus. Megavirus atau virus terbesar sebelumnya yang pernah tercatat berukuran sekira 440 nanometer.

Ilmuwan mengungkapkan bahwa virus ini tidak menimbulkan ancaman bagi kemanusiaan. "Ini tidak akan menyebabkan segala jenis penyakit atau epidemi atau apa pun yang meluas dan akut," kata Eugene Koonin, spesialis dalam virus dan ahli biologi evolusi di National Institutes of Health. (LEO/LI)

Sumber: Ibtimes
Virus Raksasa Berasal dari Luar Angkasa
Bengkalis Pos
~ Sebuah virus yang baru-baru ini ditemukan oleh ilmuwan Prancis menghebohkan komunitas sains. Virus berukuran besar yang pernah ada di Bumi ini dipercaya berasal dari luar angkasa.

Dalam berita Ibtimes, Minggu (21/7/2013), dinamakan Pandoravirus, virus ini setelah dianalisis kabarnya hanya memiliki 6 persen dari gen yang umum berasal dari Bumi. Penelitian mengungkap bahwa sisa dari 6 persen tersebut kemungkinan berasal dari luar angkasa atau planet asing.

Berdasarkan laporan oleh Mail Online, Pandoravirus merupakan 'makhluk' mikrometer dalam ukuran panjang, atau dalam arti lain virus ini memiliki ukuran 10 kali lipat lebih besar dari virus lainnya yang telah dikenal.

Ilmuwan telah meneliti virus ini di bawah mikroskop dasar. Mikroorganisme ini kabarnya bisa ditemukan di dua tempat, yakni lepas pantai Chili dan sebuah kolam di Australia.

"Kami percaya ini Pandoraviruses baru yang telah muncul dari jenis 'leluhur' selular baru yang sudah tidak lagi ada," kata Jean-Michel Claverie, peneliti Aix-Marseille University. Claverie mengungkap bahwa virus ini memiliki bentuk yang unik.

Pandoravirus dikenal berbeda dalam hal bentuk dengan virus lainnya yang telah diektahui dan menawarkan sebuah kode genetik dua kali lipat dari ukuran Megavirus. Megavirus atau virus terbesar sebelumnya yang pernah tercatat berukuran sekira 440 nanometer.

Ilmuwan mengungkapkan bahwa virus ini tidak menimbulkan ancaman bagi kemanusiaan. "Ini tidak akan menyebabkan segala jenis penyakit atau epidemi atau apa pun yang meluas dan akut," kata Eugene Koonin, spesialis dalam virus dan ahli biologi evolusi di National Institutes of Health. (LEO/LI)

Sumber: Ibtimes

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger