Advertise

Teknologi Pembentuk Logam Muncul Ribuan Tahun Lalu

Teknologi Pembentuk Logam Muncul Ribuan Tahun Lalu
Bengkalis Pos
~ Ilmuwan mengungkapkan, para seniman dan pengrajin di lebih dari 2.000 tahun lalu telah mengembangkan teknologi lapisan film tipis. Meskipun kuno, teknologi ini dinilai menghasilkan kualitas yang tak bisa diremehkan dengan produk modern saat ini.

Di era saat ini, lapisan film tipis antara lain digunakan untuk produksi DVD, sel surya, perangkat elektronik dan produk lainnya. Dengan memahami teknik logam canggih zaman kuno, ilmuwan bisa membantu melestarikan benda artistik dan harta karun masa lalu.

Dilansir Acs, Kamis, (25/7/2013), Gabriel Maria Ingo dan koleganya menunjukkan bahwa ilmuwan membat kemajuan yang baik dalam memahami bahan kimia dari bebepara benda artistik kuno dan artefak lainnya. Ini penting untuk menjaga benda bersejarah tersebut untuk generasi selanjutnya.

Ilmuwan menemukan bahwa perajin emas dan perak 2.000 tahun lalu mengembangkan bermacam-macam teknik, seperti menggunakan merkuri sebagai lem untuk menempelkan lapisan tipis dari bahan logam ke patung dan objek lainnya.

Terkadang, perajin emas zaman dahulu ini juga menggunakan teknologinya untuk membentuk emas dan perak asli. Teknologi sederhana yang dipergunakan tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk perbuatan penipuan, yakni menciptakan patung logam murah yang terlihat seperti emas atau perak.

"Tingkat kompetensi yang tinggi dicapai oleh para seniman dan pengrajin dari periode kuno ini, yang menghasilkan benda-benda kualitas artistik di zaman kuno," tutur ilmuwan. Pengrajin emas zaman dahulu diketahui telah menciptakan karya besar seperti golden altar St. Ambrogio yang dibuat sekira 825 sebelum masehi. (LEO/LI)

Sumber: Acs
Teknologi Pembentuk Logam Muncul Ribuan Tahun Lalu
Bengkalis Pos
~ Ilmuwan mengungkapkan, para seniman dan pengrajin di lebih dari 2.000 tahun lalu telah mengembangkan teknologi lapisan film tipis. Meskipun kuno, teknologi ini dinilai menghasilkan kualitas yang tak bisa diremehkan dengan produk modern saat ini.

Di era saat ini, lapisan film tipis antara lain digunakan untuk produksi DVD, sel surya, perangkat elektronik dan produk lainnya. Dengan memahami teknik logam canggih zaman kuno, ilmuwan bisa membantu melestarikan benda artistik dan harta karun masa lalu.

Dilansir Acs, Kamis, (25/7/2013), Gabriel Maria Ingo dan koleganya menunjukkan bahwa ilmuwan membat kemajuan yang baik dalam memahami bahan kimia dari bebepara benda artistik kuno dan artefak lainnya. Ini penting untuk menjaga benda bersejarah tersebut untuk generasi selanjutnya.

Ilmuwan menemukan bahwa perajin emas dan perak 2.000 tahun lalu mengembangkan bermacam-macam teknik, seperti menggunakan merkuri sebagai lem untuk menempelkan lapisan tipis dari bahan logam ke patung dan objek lainnya.

Terkadang, perajin emas zaman dahulu ini juga menggunakan teknologinya untuk membentuk emas dan perak asli. Teknologi sederhana yang dipergunakan tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk perbuatan penipuan, yakni menciptakan patung logam murah yang terlihat seperti emas atau perak.

"Tingkat kompetensi yang tinggi dicapai oleh para seniman dan pengrajin dari periode kuno ini, yang menghasilkan benda-benda kualitas artistik di zaman kuno," tutur ilmuwan. Pengrajin emas zaman dahulu diketahui telah menciptakan karya besar seperti golden altar St. Ambrogio yang dibuat sekira 825 sebelum masehi. (LEO/LI)

Sumber: Acs

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger