Advertise

Pemudik Membludak di Roro Bengkalis

Pemudik Membludak di Roro Bengkalis
Bengkalis Pos
~ Arus balik baik dari Pakning menuju Bengkalis dan sebaliknya, yang menggunakan jalur penyeberangan roro pada hari Idul Fitri hingga H+1, dan  H+3 membludak.

Bahkan pada Ahad (11/8), beberapa calon penumpang perempuan yang antre menunggu giliran menyeberang pingsan di pelabuhan roro Air Putih Bengkalis karena kelelahan dan kepanasan.

Untung petugas medis di posko lebaran yang ada di pelabuhan cepat mengambil tindakan memberikan pertolongan. Sabtu malam, juga banyak kendaraan yang harus bermalam di pelabuhan Air Putih karena roro tak sanggup lagi beroperasi walaupun trip sudah ditambah hingga pukul 02.00 WIB dinihari

Membludaknya arus balik melalui jalur penyeberangan roro terlihat dari menumpuknya jumlah kendaraan di pelabuhan roro Sungai Selari maupun di pelabuhan Air Putih Bengkalis. Tumpukan kendaraan di Sungai Selari misalnya tumpah hingga ke jalan besar luar kawasan pelabuhan.

Hal yang sama juga terjadi di pelabuhan Air Putih Bengkalis. Pantauan di lapangan, kendaran yang antre kebanyakan roda dua. Lebih 2.000 sepeda motor setiap hari antre menunggu penyeberangan.

Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Bengkalis H Arman AA, Ahad (11/8) mengatakan, menumpuknya jumlah kendaraan yang menyeberang tiga hari terakhir, membuat Dishub mengambil kebijakan menambah trip penyeberangan. Namun tetap saja tak bisa mengangkut secara keseluruhan kendaraan.

‘’Seperti pada Sabtu malam di pelabuhan Air Putih, masih banyak kendaraan yang tak terseberangkan dan terpaksa bermalam di pelabuhan.Walau sebenarnya trip sudah kita tambah dari jadwal biasanya. Kita terpaksa menghentikan penyeberangan karena nakhoda dan para ABK kapal sudah sangat kelelahan,”ungkap Arman.

Dari empat kapal yang dioperasikan, satu kapal yakni KM Banyumas yang baru selesai docking, langsung rusak. Turbo kapal tersebut mengalami kerusakan. Akibatnya sejak Ahad hanya 3 kapal yang beroperasi.

“Karena terus menerus beroperasi turbo KM Bamyumas alami kerusakan. Saat ini sudah dibawa ke Surabaya untuk diperbaiki. Kapal yang beroperasi hanya 3. Sementara  kapal baru dari Surabaya belum datang karena faktor cuaca,” imbuh Arman.

Membludaknya arus balik melalui jalur pemyeberangan yang didominasi kendaraan roda dua, Dishubkominfo membuat kebijakan, mengalihkan parkir mobil bagian dalam keluar, untuk kemudian diisi antrean sepeda motor. Akibatnya antrean mobil hingga ke jalan besar atau hingga 2 km baik di Pakning maupun Bengkalis.

"Agar tak terjadi antrean panjang khususnya sepeda motor, kita juga ambil kebijakan, KM Tasik Gemilang dikhususkan mengangkut sepeda motor, sementara KM Aeng Mas dan KM Swarna Putri setengah bawa mobil dan setengah bawa sepeda motor," ungkap Arman. (LEO/LI)

Sumber: www.riaupos.co
Pemudik Membludak di Roro Bengkalis
Bengkalis Pos
~ Arus balik baik dari Pakning menuju Bengkalis dan sebaliknya, yang menggunakan jalur penyeberangan roro pada hari Idul Fitri hingga H+1, dan  H+3 membludak.

Bahkan pada Ahad (11/8), beberapa calon penumpang perempuan yang antre menunggu giliran menyeberang pingsan di pelabuhan roro Air Putih Bengkalis karena kelelahan dan kepanasan.

Untung petugas medis di posko lebaran yang ada di pelabuhan cepat mengambil tindakan memberikan pertolongan. Sabtu malam, juga banyak kendaraan yang harus bermalam di pelabuhan Air Putih karena roro tak sanggup lagi beroperasi walaupun trip sudah ditambah hingga pukul 02.00 WIB dinihari

Membludaknya arus balik melalui jalur penyeberangan roro terlihat dari menumpuknya jumlah kendaraan di pelabuhan roro Sungai Selari maupun di pelabuhan Air Putih Bengkalis. Tumpukan kendaraan di Sungai Selari misalnya tumpah hingga ke jalan besar luar kawasan pelabuhan.

Hal yang sama juga terjadi di pelabuhan Air Putih Bengkalis. Pantauan di lapangan, kendaran yang antre kebanyakan roda dua. Lebih 2.000 sepeda motor setiap hari antre menunggu penyeberangan.

Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Bengkalis H Arman AA, Ahad (11/8) mengatakan, menumpuknya jumlah kendaraan yang menyeberang tiga hari terakhir, membuat Dishub mengambil kebijakan menambah trip penyeberangan. Namun tetap saja tak bisa mengangkut secara keseluruhan kendaraan.

‘’Seperti pada Sabtu malam di pelabuhan Air Putih, masih banyak kendaraan yang tak terseberangkan dan terpaksa bermalam di pelabuhan.Walau sebenarnya trip sudah kita tambah dari jadwal biasanya. Kita terpaksa menghentikan penyeberangan karena nakhoda dan para ABK kapal sudah sangat kelelahan,”ungkap Arman.

Dari empat kapal yang dioperasikan, satu kapal yakni KM Banyumas yang baru selesai docking, langsung rusak. Turbo kapal tersebut mengalami kerusakan. Akibatnya sejak Ahad hanya 3 kapal yang beroperasi.

“Karena terus menerus beroperasi turbo KM Bamyumas alami kerusakan. Saat ini sudah dibawa ke Surabaya untuk diperbaiki. Kapal yang beroperasi hanya 3. Sementara  kapal baru dari Surabaya belum datang karena faktor cuaca,” imbuh Arman.

Membludaknya arus balik melalui jalur pemyeberangan yang didominasi kendaraan roda dua, Dishubkominfo membuat kebijakan, mengalihkan parkir mobil bagian dalam keluar, untuk kemudian diisi antrean sepeda motor. Akibatnya antrean mobil hingga ke jalan besar atau hingga 2 km baik di Pakning maupun Bengkalis.

"Agar tak terjadi antrean panjang khususnya sepeda motor, kita juga ambil kebijakan, KM Tasik Gemilang dikhususkan mengangkut sepeda motor, sementara KM Aeng Mas dan KM Swarna Putri setengah bawa mobil dan setengah bawa sepeda motor," ungkap Arman. (LEO/LI)

Sumber: www.riaupos.co

Bengkalis Pos adalah blog berita kutipan dari berbagai sumber, dan Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber lain. Jika ada salah silahkan beri kritikan, Anda juga diperbolehkan untuk berkomentar yang tentunya tidak menyinggung SARA.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2015. Bengkalis Pos - All Rights Reserved | Template By Maskolis | Modifikasi By TutorNesia | Proudly powered by Blogger